Posts

Showing posts from July, 2022

Senja..

Image
  Elena pasti datang dengan kemeja putih itu, ditambah syal merah muda melingkar di leher, dan rok panjang ala gadis Eropa pada umumnya. Dia datang jauh sebelum wanita-wanita itu hadir bersama pasangannya, lebih dulu menemani kicau burung dan kepak sayap kupu-kupu di hamparan bunga-bunga, terkadang Elena memetiknya, dan melemparkannya pada ikan-ikan yang mengiranya sebagai umpan, atau menemani sepasang angsa yang tak jemu mengelilingi danau, kamu pasti membayangkan kita seperti mereka, hidup bersama dengan bebas, menikmati ketenangan, menjadi bagian keindahan di mata setiap orang. Aku masih ingat ketika membawamu ke taman Ewood untuk pertama kali. Jangan pernah lupakan bagaimana perkenalan kita, pertemuan di satu titik rapuh. Ketika itu kamu adalah wanita ahli Banking laws. Sedangkan aku pebisnis yang urakan, Setidaknya pendapatmu, aku seniman, yang menjadikan bisnis seperti pelukis maestro yang tidak pernah salah dalam setiap tarikan kuas. Selalu ada ide solusi dalam setiap kesalahan

Utamakan ibu

Image
  Jam sudah menunjukan pukul 8 malam. Saya masih di kamar kerja di kantor SIDC Hong Kong. Saya baca laporan perkembangan unit bisnis Banana powder di Yunnan. Ada rencana mengembangkan pasar banana powder untuk menjadi supply chain global industri pharmaci. Tak terasa sudah 2 jam saya membaca laporan itu. Saya tekan mata saya dengan punggung tangan saya. Saya lepas kacamata saya.   Saya berdiri dari tempat duduk. Melangkah ke luar dari kamar kerja. Ruang sekretaris saya, lampu mejanya masih menyala.Itu artinya dia masih kerja juga. Dia melirik kearah saya. Dia mendekati saya.” Ada apa B?  “ Engga. Saya mau jalan aja. Ke ruang BDG. “ “ Mau saya temanin? “ Engga usah” Kata saya tersenyum, terus melangkah menjauh dari Lena, sekretaris saya. Saya terus melangkah ke ruang Business Development Group. Semua kursi staf kosong. Hanya ada satu wanita sedang serius dengan komputernya. Dia berdiri dengan menaruh hormat kepada saya. “ Ya Pak. Apa yang bisa saya lakukan untuk anda” Katanya. “ Kenapa

Tetap bersahabat

Image
  Sebentar lagi bulan Maret tahun 2004. Ini yang ke 8 kali aku datang ke Tokyo. ke 8 kalinya aku hanya dapat janji dari Aiguo, pria peranakan China. Dia bekerja pada perusahaan elektronika yang memproduksi LCD. Stasiun Nagoya terlihat sangat sibuk, bahkan di siang hari. Aku melangkah gontai menuju bangunan depannya yang berwarna pualam dengan relief lengkung sebagai pintu masuk utamanya. Aku seperti mengenal tempat ini dengan lebih baik. Ketika sudah berada di atas kereta Shinkansen dalam perjalanan kembali ke Tokyo, aku termenung. Apakah mungkin Aiguo tidak suka kepadaku. Dalam diskusi, aku selalu berbeda pendapat. Bagaimana aku bisa merebut hatinya. Tetapi sudah sikapku yang tak mungkin munafik. Soal bisnis dan bermitra, aku orang yang sangat mudah menerima kenyataan. Apalagi soal perbedaan. Aku tidak peduli selagi dapatkan deal terbaik dan bisnis bisa jalan. “ Teori ekonomi itu bagus. Hukum permintaan dan penawaran sangat ideal diatas asumsi yang juga ideal. Hukum hubungan antara pe