Posts

Showing posts from January, 2021

Mecintai tanpa memiliki

Image
Tahun 1985 Florence adalah wanita etnis Tionghoa. Dia kelahiran Riau. Sebetulnya dia cantik. Tetapi karena penampilannya tomboy dan malas berhias, tidak ada pria yang naksir dia. Kami kenalan ketika sama sama jadi sales training pada perusahaan Jepang. Akhirnya kami bersahabat tak tepisahkan.  Dia tidak suka berpura pura. Tegar dan sangat tinggi empatinya.  Suatu saat aku mengabarkan kepadanya bahwa aku telah membuat keputusan untuk menikah.  Dia senang. Tapi dia tidak meresponse untuk aku melamarnya. Suatu saat aku mengabarkan bahwa orang tuaku menjodohkan aku dengan wanita pilihan keluarga. Dia menguatkan aku untuk tidak ragu menikah. Waktu acara pernikahan dia datang memberikan bingkisan buku harian. Yang menarik di halaman depan buku harian itu ada sajak yang dia tulis. Senja di pangkal akanan. Menitip rindu anak rantau. Kepada angin malam. Di bawa elang menuju entah kemana. Dalam kesunyian hati merintih. Berharap dalam doa. Sang pengeran menjepu Namun apalah diri ini. Hanya meliha