Friday, December 30, 2022

Dia pergi dengan sesal.

 




Entah mengapa aku harus datang ke Seminar bertema biotekhnologi, Ini memang tema yang menarik. Tapi kalau semua makalah yang disampaikan dalam seminar itu berhasa Perancis, nah inilah alasan aku mempertanyakan kehadiranku dalam seminar ini. Bahasa Perancis ku buruk. Dan lagi para peserta kebanyakan adalah ilmuwan riset bidang biotech. Sementara aku hanya pebisnis. Tapi okelah. Aku terima saja nasipku  jadi pendengar yang tidak paham apa yang didengar. Tapi setidaknya aku harus bersukur. Karena tanpa kebingunganku dengan  bahasa Perancis, mungkin aku tidak akan pernah berkenalan denganmu.


“ Where are you from ? Katamu yang duduk di sebelahku. Aku senang sekali. Bukan karena ada teman yang mau menegurku dalam bahasa inggris, tetapi kamu cantik. Pasti cerdas. Mana mungkin bisa tertarik dalam seminar yang rumit ini kalau tidak terdidik baik. Beda dengan aku, yang karena ulah si Negro, George yang jebak aku datang ke seminar. 


“ Indonesia. “ jawabku.


“ ”I love Indonesia so much,” katamu Entah mengapa, banyak orang yang pernah ke Indonesia, akan jatuh cinta dengan negeri itu. Dan bukan cinta sembarang cinta, tetapi cinta mati yang sangat mendalam.


“ I'm sure you have fond memories of Indonesia.” kataku


“ You've hit the nail on the head. Yes, something beautiful and unforgettable”


“ Bali ?  I know. Eat In Italy, pray In India, and love In Bali“  kataku. Dia tersenyum. Saat break kami asik cerita. .Kami memang tidak saling memperkenalkan diri. Karena di  bet kami sudah terter nama. Namanya Aashna kelahiran Bombai, India. Dia bekerja sebagai periset di perusahaan pharma di New Orlean, AS.


Usai seminar keesokannya kami  bertemu kembali di cafe. Minum wine. Ngobrol banyak hal. " Kamu tahu, katanya, " 80 % bahan baku obat atau Active Pharmaceutical Ingredients dunia dipasok oleh China. China menguasai bahan baku obat untuk Industri pharma seperti Paracetamol, Ranitidine, Ciprofloxacin, Metformin, Acetylsalicylic Acid, Ofloxacin, Metronidazole, Ampicillin, Amoxicillin, dan Ascorbic Acid. Mereka jago sekali dalam riset senyawa kimia khususnya antibiotik dan produk fermentasi, dan yang penting itu produk massal yang jelas murah. "Katanya.


" Tahun lalu, Lanjutnya " industri farmasi memiliki penjualan lebih dari $300 miliar. Jelas, kita semua membayar dengan satu atau lain cara - apakah dengan membeli obat secara langsung atau melalui pajak. Tetapi kurang jelas apakah kita mendapatkan nilai untuk uang kita.  Regulator berada di bawah tekanan kuat dari lobi big pharma. Bukan rahasia umum bila Big Pharma menggunakan taktik tekanan lewat WHO kepada negara berpenghasilan rendah dan menengah seperti India, Afrika Selatan, Thailand, Indonesia, Brasil, Kolombia, dan Malaysia untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat daripada kepentingan kemandirian farmasi. Bersama dengan beberapa negara kaya, Big pharma berusaha keras untuk mempengaruhi aturan perdagangan internasional untuk menguntungkan diri mereka sendiri, bahkan tak peduli kalau itu  merugikan kesehatan masyarakat.


Bagaimana sejumlah kecil perusahaan mendominasi agenda perawatan kesehatan global. Sebuah sistem di mana pengejaran keuntungan tanpa henti mengesampingkan kepentingan publik.  Big Pharma menghabiskan lebih banyak uang untuk pemasaran  dan lobi daripada yang mereka habiskan untuk penelitian dan pengembangan. Sementara itu, harga obat terus meningkat, jumlah penemuan obat baru terus menurun. Semua berfocus kepada pertimbangan pasar, kepentingan oligarki financial global. Mereka itulah predator terjahat di abad modern. " 


Aku lebih banyak mendengar. Dia memang idealis dan  jago dalam hal riset dan pengembangan bisnis khusus Pharmasi.


***


Selama 7 hari di Paris, setiap hari kami bersama. Aku takkan pernah lupa sebelum aku pulang ke Hong Kong, Aashna meminta  bertemu denganku dan pertemuan itu tidak membuat dia sungkan untuk bicara di kamarku. “ Aku yakin kamu bukan periset. Kamar dan hotel ini terlalu mahal untuk periset’ kata Aashna. Entah magnit apa yang mengikat kami sehingga semua terjadi begitu saja dan “ Akhirnya aku temukan Cinta dari Indonesia.” Katamu usai melenguh diatas tubuhku dan memejamkan mata.


“ B, apa pekerjaan mu sebenarnya? Kata Aashna.


“ Private equity, dan termasuk M&A. “ 


“ Wah kebetulan sekali.” Kata Aashna. Wajah mature semakin cantik saat dia terkejut.


“ Apa yang kebetulan?


“ Temanku direktur riset dan pendiri perusahaan. Saat sekarang perusahaannya terancam gulung tikar. Mereka butuh dana untuk pengembangan. “


“ Pengembangan apa ?


“ Komponen polimer."


" Untuk apa ?


“ Alat kesehatan, seperti pipet untuk alat uji Laboratorium mendiagnosa penyakit pasien.”


“ Ok jelaskan kepadaku secara sederhana yang bisa kupahami.”


“ Polimer adalah bahan terpenting yang kita gunakan di banyak bidang kehidupan sehari-hari. Tanpa mereka, umat manusia tidak dapat membentuk dunia saat ini. Namun, sumber utama bahan polimer adalah bahan bakar fosil yang terus berkurang. Oleh karena itu, sumber daya alternatif perlu ditemukan terutama dari sumber hayati untuk produksi polimer yang berkelanjutan. Biopolimer adalah polimer yang dikembangkan dari sumber daya terbarukan seperti tanaman, hewan, bakteri, jamur dan alga. Mereka juga dapat berguna dalam materi dan banyak aplikasi lainnya. ” 


“ Dan teman kamu itu,  produk yang dia riset tetang biopolimer ?


“ Ya tepat sekali.”


“  Menarik sekali. Apakah mungkin teman kamu itu kirim proposal kepada saya. “Kataku memberikan kartu namaku.


“ Tentu” Kata Aashna dengan manja.


***

Saat bertemu kembali di Hong Kong. Keterpesonaannya semakin besar kepadaku.  Apalagi dia datang bersama temannya periset itu, Susan. “ Bantulah B, ini  produk riset ini sangat bagus dan ramah lingkungan. Alga adalah salah satu organisme yang paling menjanjikan dalam banyak aspek. Karena mereka tumbuh cepat, mengandung berbagai bahan nilai tambah yang unik dan tidak bersaing dengan sumber makanan, dan juga memiliki potensi bahan baku bioenergi yang tinggi. “ Lanjut Asha.


Aku tidak berpikir panjang untuk bertindak sebagai investor dengan skema konvertible bond. Susan senang dan berjanji akan terbang ke Hong Kong secepatnya setelah dapat persetujuan pemegang saham AB Technology. Proses settlement investasi cepat sekali. Hanya seminggu, aku cash out sebesar USD 12 juta atas nama Palma investment yang terdaftar di Bermuda.


Setahun kemudian, AB tekhnologi berhasil dalam riset biopolimer dan produk alat kesehatan bermaterial biopolimer khususnya Pipet. Telah pula mendapatkan serfikasi dari FDA di Amerika. Namun mereka tidak berhasil dapatkan investor putaran kedua untuk pabrikasi. Investasi yang diperlukan sangat mahal. Mencapai hampir USD 100 juta. Tidak ada investor yang berminat. Enam bulan kemudian, AB tekhnologi terpaksa melepas sahamnya kepada Palma Investment. Itu konsekwensi atas akad Hutang konversi yang mereka tanda tangani saat  Palma masuk membiayai riset mereka.


***

Tahun 2013 pada musim dingin. Aku berkunjung ke New York. Sebelum terbang, aku sempatkan kirim Email ke Aashna   Benarlah. Hanya tiga jam selela aku di New York,  dia sudah telp meluncur ke hotelku. Tapi saat bertemu itu wajahnya tidak lagi seperti Aashna  yang kali pertama aku temui. Wajahnya masam. Tidak ada kemesraan. Ada apa ?


“ Aku dapatkan profile dari teman perisetku itu. Dia katakan bahwa nama perusahaan kamu tidak asing dalam industri pharmasi. Dikenal sebagai predator. Misal, salah satu pemegang saham pengendali dari NCC  Group ,  terhubung dengan nama Palma. Aku tahu NCC itu raksasa yang hide di Industri pharma. Karena ia produsen beragam produk kimia untuk supply chain industri, termasuk Industri farmasi. Portofolio NCC juga mencakup bahan mentah berkualitas tinggi untuk sintesis API, termasuk monochlorobenzene, orthodichlorobenzene, fosfor triklorida, dan fosfor oksiklorida.” kata Asha seraya menyerahkan dokumen  profile tentangku.


Dan “ Kamu sengaja akuisisi AB untuk tujuan dapatkan uang mudah dalam aksi M&A kepada Polmex produsen alat kesehatan untuk Pipet. Kamu ancam mereka lewat jaringan financial kamu. Sehingga mereka tidak punya pilihan kecuali harus rela melepas saham untuk program M&A dengan Palma yang punya paten biopolimer. Kamu sangat paham kekuatan politk berkaitan dengan green product, yang sangat mudah membunuh produk dari bahan fusil dan menjadikan mereka pecundang. Dengan kuasai Polmex kamu kuasai ekosistem supply chain material biopolimer untuk alat kesehatan yang sangat fital dan much product." Kata Aashna dengan mimik menahan emosi.


Dengan air mata berlinang dia bekata. " Susan dan teman temannya kini hanya jadi pegawai di Polmex. Bukan lagi pendiri AB tekhnology. Padahal mereka lah yang berkerja keras menciptakan produk biopolimer. Paten nya kamu ambil lewat hutang konversi. Kamu memang pemain watak. Mudah membuat orang jatuh cinta dan percaya. Yang aku sesali, mengapa aku jatuh cinta kepada orang yang tidak memiliki cinta.  “ Aku berusaha memeluknya tapi dia menolak. Aku hanya diam. Tidak perlu lagi aku klarifikasi. Itu hak dia mempertanyakan. Karena terlalu sulit menjelaskannya. Aku tidak bisa menahan kepergiannya.


Antara aku dan Aashna berada dalam ruang yang berbeda. Kalau katanya dia mencintaiku sebenarnya dia mencintai dirinya sendiri. Dia ingin memilikiku sesuai dengan standar moral dia. Dan memaksa aku mengerti keinginannya. Itulah yang paradox dalam sebuah hubungan. Cinta yang merasa memiiki bukanlah cinta. Cinta dalam arti spiritual adalah melepaskan sesuatu yang pada waktu bersamaan kita sangat menginginkannya. Bukan untuk saling memiliki tetapi saling menjaga dan mengerti tanpa harus bertanya “ You say it best, when you say nothing at all”


Source: MYdiary.

Nama dan tempat adalah fiksi belaka.


Sunday, December 25, 2022

Angin perubahan, Anies ?



Ira minta bertemu denganku di Cafe favorit kami. Ira adalah sahabatku. Dia terpelajar. S3 dari Harvard. Bekerja pada lembaga Think Thank yang terfialiasi dengan NGO international. Semakin lama semakin dia bergerak ke kanan. “ Anies itu bukan soal dia hebat atau engga. Tetapi adalah simbol gerakan kaum kanan. “ katanya. Aku  tidak keberatan dia bilang Anies itu simbol gerakan kaum kanan yang butuh perubahan. Itu hak demokrasi dia. Tetapi yang tidak sehat adalah apabila gerakan perubahan yang  dia maksud sebenarnya tidak jauh dari populisme. 

Sekarang ini, katanya, pemerintah yang lahir dari rezim reformasi, tidak beda dengan rezim Soeharto. Kalau Soeharto menghadapi lawan politiknya lewat tindakan represif. Culik, karungi. Di era refomasi ini, rezim menggunakan cara manipulasi warganya lewat berita dan statistik. Hal yang mudah diketahui. Misal, ketimpangan pendapatan yang umumnya menggunakan ukuran Gini ratio. Perhatikan. Negara korup seperti Afrika, Amerika Latin, Indonesia menghitung GINI rasio dari aspek pengeluaran, bukan pendapatan. Tahu mengapa? Kalau dihitung dari aspek pendapatan maka GINI ratio kita bukannya  0,403, tapi lebih tinggi. Dari Data ini jelas mengindikasikan bahwa rezim sudah kehilangan reputasi membawa perbaikan kepada bangsa ini. 

Kamu tahu, lanjutnya. Para influencer dibayar untuk menciptakan kekacauan informasi ini. " Oh rasio GINI kita masih relatif sama dengan China atau AS. " Kata mereka. Padahal hitungan Rasio Gini China dan AS beda dengan kita. Mereka menggunakan aspek pendapatan, bukan pengeluaran. Mereka yang punya niat baik, berusaha mengingatkan lewat kritik, tetapi dibunuh lewat trial by the press. Tak ubahnya dengan China yang mengitimidasi warganya lewat separangkat  aturan tentang ITE.

Kini sebenarnya kita kembali masuk ke era otokrasi, kata Ira. Tidak perlu terlalu pintar untuk tahu. Kalau 2/3 lebih anggota DPR pro kepada pemerintah, itu sama saja lembaga parlement sudah menjadi oligarki untuk lahirnya rezim otokrasi model baru, seperti yang ditullis oleh Anne Applebaum dalam, Twilight of Democracy: The Seductive Lure of Authoritarianism. Jika para otokrat tradisional seperti halnya agama mengandalkan ilusi persetujuan, para otokrat masa kini menciptakan persetujuan atas konstruksi ilusi. Vladimir Putin adalah contoh. Secara perlahan ia mengubah institusi sehingga perubahan pada Pemilu tidak mengubah kekuasaannya. 

Padahal, kata ira,  sistem demokrasi kita menganut presidentil. Tidak dikenal istilah oposisi atau koalisi. Semua anggota DPR itu seharusnya bertanggung jawab kepada rakyat yang memilihnya, bukan kepada Partai yang mengusungnya. Mereka harus bersuara seperti apa kata pemilihnya. Dengan begitu  value demokrasi dalam bentuk check and balance tercipta. 

Aku menghela napas kalau ingat perubahan cara berpikir Ira. Bukan hanya Ira, tetapi banyak juga akademisi, agamawan, peneliti, jurnalis, mahasiswa  ikut terpengaruh dalam narasi perubahan yang digaungkan Anies. Mungkin ini tanda tanda kemunduran nilai demokrasi karena dianggap pemerintahan hasil pemilu demokratis tidak seperti yang mereka harapkan. Inilah paradox demokrasi. Dalam sistem demokrasi,  kita tidak akan mendapatkan nilai demokrasi berupa lahirnya pemimpin berkompetensi hebat tanpa masyarakat yang juga hebat. Terlalu utopia kalau ingin berharap demokrasi sebagai jalan perubahan kebaikan. Yang ada hanya perubahan model otokratis saja. Siapapun pemimpinnya.

***

Dari arah pintu masuk, keliatan ira jalan cepat kearah table ku. Dia tersenyum “ Gua sebel  sama lue , tetapi lue ngangenin sih. Ya udah. Gua jujur. Gua kangen dah” Katanya menghempaskan pantatnya di kursi. Aku senyum aja.

“ Maaf gua terlambat. “ katanya “ Tadi di rumah ada tamu. Sebenarnya bukan tamu. Tetapi mantan ART di rumah gua. Empat tahun lalu dia minta berhenti. Alasanya karena mau nikah di sukabumi. Tetapi, tiga bulan lalu, suaminya  di PHK kerja di pabrik garment. Rumah tangga oleng. Mungkin dalam keadaan tidak tahu siapa yang harus disalahkan, membuat suaminya mudah tersinggung. Dan akhirnya terjadilah KDRT. Dia minta cerai. Merekapun bercerai. Dan sekarang dia minta kembali kerja. Ya mau gimana lagi. Gua terima ajalah. Jadi ada dua ART di rumah gua” katanya.

Saya senyum aja. Yakin setelah ini pasti ada narasi yang lebih hot. “ Kamu tahu..” katanya. Benar kan. “ Gelombang PHK itu sudah berlangsung sejak adanya pandemi dan kini sudah sampai puncaknya. Disaat kita surplus perdagangan, kita malah kekurangan dollar karena DHE disimpan di luar negeri oleh eksportir. Rupiah melemah, ongkos jadi naik, supply chain global semakin terhambat akibat resesi, pasar domestik teracam inflasi dan kenaikan suku bunga. Lengkaplah masalah ekonomi, dan selalu yang jadi korban adalah rakyat kecil, para buruh” Lanjutnya.

“ B, harus ada perubahan. Engga bisa dibiarkan rezim ini berkuasa dengan cara oligarki atau tepatnya otokrat demokrasi.” kata Ira berusaha memprovokasiku agar ikut dalam barisan dia. Orang yang berada bersama Anies yang menghela gerakan perubahan kanan.

‘ Ira, saya tidak masalah dengan gerakan perubahan Anies itu. Itu hak kalian dalam berdemokrasi. Tapi harus hati hati. Kalau gerakan itu dibalut dengan narasi populisme maka dia akan bercampur dengan kebencian. Apa hasilnya? tuh contohnya Donald Trumps, di AS dan  Rodrigo Duterte, di Philipina. Keduanya gagal memperbaiki keadaan,  tidak lebih baik dari rezim sebelumnya, bahkan lebih buruk. Jadi saya lebih suka, perubahan akal sehat atas dasar moral. Akar masalah dari kegagalan itu bukan pada sistem dan demokrasi tetapi prilaku elite politik, yang menjadikan kekuasaan segala galanya sehingga menghalalkan segala cara mencapai tujuannya.” Kata saya.

“ Ah kamu terlalu menyederhanakan persoalan. Seakan moral segala galanya? Ini soal sistem. Itu yang harus diubah”

“ Maaf, tepatnya pelurusan agenda nasional. Itu yang harus kita perjuangkan."

“ Oklah. Apa ?

“ Masalah makro ekonomi, mikro ekonomi, geopolitik, geostrategis, itu bukan masalah substansi. Masalah substansi itu adalah soal agenda. Kita kehilangan nilai nilai lama seperti saat kita memproklamirkan kemerdekaan. Apa itu ? kebersamaan, senasip sepenanggungan untuk lahirnya keadilan bagi semua. Tentu keadilan yang proporsional. Kalau diperas lagi ya gotong royong namanya. Harusnya agenda itulah yang kita perjuangkan. “

“ Caranya? tanya Ira.

Di China, kataku berusaha mencerahkan dengan contoh konkrit. " Mereka gemar sekali berkelompok dan bergotong royong menyelesaikan masalahnya. Tak penting siapa yang akan memimpinnya. Bagi mereka yang penting ada orang yang mau memimpin kelompok itu. Orang china itu dalam ring terkecil mereka mengorganisir dirinya lewat system arisan. Antar kelompok arisan ini mereka membentuk perkumpulan berdasarkan bidang profesi, antar petani kol, antar petani beras , antar pengrajin dan lain lain. Dari perkumpulan berdasarkan bidang profesi ini mereka membentuk lagi perkumpulan berdasarkan kecamatan. Dari kecamatan membentuk perkumpulan kabupaten. Begitu seterusnya. 


Tapi susunan perkumpulan ini tidak terstruktur sebagaimana design pemerintah. Di China sistem itu tumbuh alamiah dan pemerintah membiarkan begitu saja berkembang. Makanya strukturnya seperti jaring laba laba. Peneliti barat mengatakan ini sistem ring to ring. Dari satu lingkaran kelingkaran berikutnya dalam ikatan yang kokoh atau seperti sarang lebah, dimana diantar lingkaran itu ada palka. Palka ini berisi para cerdik pandai yang menjadi penghubung  dan mentor antar ring dengan ring itu.


Ketika pemerintah memberikan kebijakan agar rakyat boleh berkelompok membangun kawasan ekonomi baru. Maka segera kekuatan ring to ring itu bergerak cepat. Para mentor dari kalangan kampus dan tokoh masyarakat tampil menjadi pencerah atas program pemerintah itu. Para ketua arisan, ketua kelompok, ketua wilayah memasarkan Kupon investasi itu. Hasil penjualan kupon itu tidak dipakai untuk membangun. Tapi dananya di pool dan ditempatkan sebagai jaminan di bank untuk mereka mendapatkan fasilitas pinjaman dari bank. Di China bunga bank sangat murah. Untuk kegiatan ini bunga bank tidak lebih 1,5% per tahun. Bank bukan hanya memberikan kredit tetapi juga membantu struktur pendanaan lewat turn key project. 


Setelah project selesai dibangun maka kupon itu di tukar dalam bentuk obligasi bagi hasil. Obligasi ini diperjual belikan sebagai alat investasi oleh perkumpulan tingkat propinsi dan pusat. Disini nampak dana orang kaya di kota mengalir ketingkat bawah secara sistematis tanpa dipaksa. Hasil penjualan obligasi itu dijadikan alat pelunasan hutang kepada Bank. Nilai obligasi akan terus meningkat di pasar seiring peningkatan nilai kawasan itu. Atau sama saja seperti kita pegang sertifikat rumah dalam nilai pecahan kecil. Kalau harga rumah naik maka obligasi juga akan naik nilainya. 


Kamu tahu, hampir semua sarana dan prasarana di dalam kawasan dibangun dengan konsep seperti itu. Contoh., Kelompok industri pengolahan pangan, ingin membangun zona industri. Maka kelompok arisan petani akan otomatis menjadi pembeli revenue bond itu karena mereka tahu bahwa kawasan industri itu akan digunakan oleh perusahaan yang akan menjadi pembeli produk pertanian mereka. Antar kelompok arisan itu juga punya hubungan vertikal dan horisontal dengan berbagai kelompok arisan lainnya , yang berbeda beda wilayah, bidang profesi , bidang kegiatannya. Inilah sebagai financial resource. Dari mereka untuk mereka.


Sistem jaring laba laba itu sangat kuat menghalangi kekuatan luar yang ingin mengontrol mereka. Sangat sulit ritel modern yang kuat modal bisa menembus ini. Ini bisa terjadi karena antar orang berilmu dengan orang awam bergandengan tangan , antar orang kaya dan miskin saling bergandengan tangan, antara industri dan pemasok bergandengan tangan, antara dunia usaha dan perbankan bergandengan tangan. Antara semuanya terhubung dalam ikatan saling mengikat diri secara rumit namun fleksibel. Tidak ada UU atau Peraturan pemerintah untuk menghasilkan design seperti ini. Dia ada karena budaya China yang suka bergotong royong , hidup hemat, bekerja keras, setia dengan teman, menghargai orang yang lebih tua, menghormati orang berilmu dan cinta kepada mereka yang lemah. 


Dari komunitas seperti inilah , konsep apapun yang sesuai dengan akar budaya mereka , akan diterima dan dilaksanakan secara otomatis. Pemerintah China, paham betul bagaimana mengelola komunitas diatas 1 miliar itu tanpa terjebak dengan konsep dari dunia barat , dengan segala konsep nilai nilai demokrasi. Buktinya hanya butuh 30 tahun, china sudah menjadi kekuatan nomor dua didunia.

Seharusnya Indonesia lebih hebat dari china soal membangun komunitas. Karena Agama dan budaya kita mengajarkan soal kebersamaan. Sholat, kita disunnahkan berjamaah. Tapi kebersamaan ini dimanfaatkan oleh politisi untuk memperbodoh rakyat  dengan menjadikan agama sebagai alat membenci dan memusuhi mereka yang berbeda, akibatnya potensi gotong royong meredup dan berharap pemerintah jadi lampu Aladin. Kemajuan china bukanlah karena pemerintahnya hebat  tapi rakyatnya yang hebat." 


“ Terus apa kaitannya dengan angin perubahan yang sedang kami perjuangkan?

“ Hilangkan populisme dan raih semangat kebersamaan dari semua elemen bangsa. Kita tidak bisa menjadikan konglomerat dan pengusaha besar sebagai kambing hitam. Mereka exist karena UU dan peraturan. Mereka aset bangsa. Apa yang harus dilakukan, bukan membenci mereka tetapi mengendalikan mereka agar sesuai dengan agenda kebersamaan. Negara harus rebut kembali oligarki ekonomi dari swasta itu. Kemudian arahkan kepada keadilan sosial yang bertumpu kepada industrialisasi dan semangat gotong royong. “

" Dalam konteks Indonesia, apa yang harus dilakukan? Ira sepertinya sudah mulai paham.


“ Ya pada tahap awal, lewat APBN arahkan belanja domestik untuk industri yang bermitra dengan UKM. Ya redistribusi SDA lewat downtream industry, pembangunan pusat logistik dan stokis, agar semakin luas industri terbangun dan semakin luas angkatan kerja terserap. Ya tentu harus focus kepada riset agar SDA kita bisa diolah secara mandiri. Yakinlah kalau kita mandiri maka kita akan menjadi kekuatan ekonomi dunia. Alasanya? kita punya sumber daya besar, iklim yang bersahabat, mayoritas penduduk kaum muda, dan daya beli domestik yang besar. Yang pasti dengan kemandirian itu, kita tidak lagi sepenuhnya tergantung kepada cadagan valas. Rupiah akan jadi mata uang terhormat.” kata saya. 

Ira terdiam. Saya beri kesempatan dia merenung. Akhirnya dia berkata “ Benar, kamu. Sebenarnya kita semua salah. Pemerintah terjebak sendiri diatas kemelimpahan sumber daya, sementara akses rakyat memanfaatkanya sangat rendah. Itu karena lack knowledge. Miskin literasi. Kalaupun ada yang mengaksesnya, itu hanya segelintir. Hanya sebatas rente. Bukan industri kreatif. Lahirnya individualisme, juga karena lack knowledge itu. Ya , harus ada semangat kebersamaan dan negara harus lead dalam hal ini, termasuk memperbaiki sistem pendidikan. Ya memang kerja besar dan bukan jalan yang mudah. Tapi kalau focus, kita pasti akan berubah jadi lebih baik.” kata ira. Aku acungkan jempol dua. 

Moga dia bisa disadarkan.

B, kamu kenal engga dengan Prof Dyah? Katanya tersenyum. Saya terdiam. Bagaimana aku  bisa lupa kepada wanita yang ku kenal diusia muda ku dulu tahun 1984. 

“ Ya kenal” Kataku.

“ Kami mau dirikan lembaga think thank untuk pemberdayaan UKM dalam hal supply chain industry dan mengadvokasi pemda mendirikan pusat logistik dan stokist. Rencana  setelah Pemilu akan kami dirikan. Sekarang kami sedang menggalang teman teman agar ikut bergabung dan tentu berharap ada pillantropi yang mau jadi donatur. Kamu bisa jadi donatur? Kata Ira.

“ Dirikanlah dulu. Nanti saya lihat. Kalau memang benar punya kompetensi ya pasti saya dukung.”

“ Kenapa engga dari sekarang aja? kata ira mengerutkan kening.

“ Engga bisa Ira. Standar saya ya begitu. Saya hanya mendukung orang yang punya effort, bukan hanya punya mimpi doang. Sekecil apapun effort tetapi real, ya pasti saya dukung”

“Dasar padang pelit luh” Kata Ira kesel.  " Pokoknya mulai sekarang kalau gua ajak diskusi dengan teman teman gua, lue harus ikut. Bantu saran saja dulu, dan sekalian traktir makan dan minum. Boleh dong say.."

" OK lah."

" Sekalian  kalau kita mau studi banding ke luar negeri, tolong diongkosi. Boleh ya say"

" OK tapi dengan syarat. tidak ada agenda politik. "

" Ya siaaaap" 

Aku senyum aja.

Saturday, December 17, 2022

Aparat hukum dan politisi ignore karena suap

 



Kadang tanpa kita sadari peluang itu datang begitu saja tanpa kita rencanakan dan cari atau kejar. Seperti halnya. Entah mengapa aku mau saja turuti kehendak Cha untuk bertemu dengan Lona.  “ Dia wanita Philipin. Dulu mendiang suaminya teman baik saya. Katanya dia ada peluang”


“ Peluang apa ?


“ Entahlah. Tapi saya yakin kamu bisa bantu dia. “ Kata Cha.  Cha adalah sahabat saya. Dia pernah membantuku saat aku terjebak transaksi counter trade dengan Iran. Networking Cha di Amerika latin bisa membeli produksi truck iran untuk ditukar dengan kontrak pembelian Crude oil dari Iran. Yang membuatku sangat tertolong, Cha atur semua sebelum aku kena dead line deliveru kepada buyer Crude di China.


Suasana cafe di Kawasan Central Hongkong sedang ramai. Ini jam 1 dini hari. Memang puncaknya tamu datang. Umumnya mereka adalah para trader yang terhubung dengan bursa London dan New York. Hong kong tidak pernah tidur. Selalu setiap jam adalah pertarungan tanpa jeda di bursa Hangseng. 


“ Tentu ada Mr. B” Tegur wanita cantik saat saya masuk ke Bar. 


“ Ya. “ Saya mengangguk.


“ Profile anda yang digambarkan Cha sangat mudah diingat. Tinggi sedang dan hidung mancung. Rahang keras. “ Katanya. Saya hanya tersenyum.


“ Apa sebaiknya kita di luar, di teras saja. Di dalam ramai sekali. Ada yang perlu saya bicarakan.” Lanjutnya. Saya menggerakan kepala ke arah keluar. Minta Lona ikut saya. Kami bicara di teras Bar. Memesan Red Wine.


“ Saya ada masalah. “ Katanya dengan wajah terkesan tertekan.


“ Ceritakan “kata saya tenang. “ masalah apa ?


“ Saya bersama team sedengan mengembangkan program gaming online. Saya perlu infrastruktur  dan operation cost selama 6 bulan. Setelah itu kami akan jual ke investor seri B. “


“ Sekarang seri A siapa ?


“ Orang China.”


“ So “


“ Uang habis dan mereka tidak mau terus. Sekarang mereka pegang obligasi konversi. Saya tidak bisa jumping ke investor seri B  kalau tidak bisa lunasi obligasi konversi itu “


“ Berapa nilai obligasi konversi itu ?


“ USD 3 juta. Dan saya berharap kamu bisa bantu saya. Kita bisa kontrak skema venture untuk itu dan exit lewat IPO di Bursa"


Aku tatap dia dengan serius. Dia sampai salah tingkah. “ Apa jaminannya kamu akan dapatkan investor seri B?


“ Saya jamin. ! Bisnis game online itu sangat besar. Melibatkan selain pengembang dan pemegang lisensi juga termasuk pemasok perangkat keras khusus dan berbagai penyedia layanan keuangan. Ini bsinis yang relatif muda dengan tingkat perputaran yang sangat tinggi. Tahun 2008 uang berputar hanya $51 miliar , tahun 2015 sudah mencapai $92 miliar. Menurut Pricewaterhouse Coopers, potensinya lebih dari keseluruhan industri musik. Di Belanda sendiri sektor ini mempekerjakan lebih dari 3000 orang dan memiliki omset tahunan sekitar € 200 juta. 


Game online juga memiliki dampak besar dan langsung pada rumah tangga. Untuk 63 persen keluarga di AS misalnya, setidaknya ada satu orang di setiap rumah tangga yang menghabiskan lebih dari 3 jam sehari untuk bermain game” Kata Lona berusaha meyakinkanku. Tapi aku tidak bisa hanya mengandalkan retorika.


“ OK pastikan itu dulu. Setelah itu kita bicarakan soal kebutuhan kamu.” Kata saya berdiri. Dia mengangguk, saya berlalu.


***

Dua hari setelah bertemu Lona, aku dihubunginya. “ B, saya gagal untuk pastikan investor seri B mau masuk. Saya bankrut sekarang. Bantulah saya , please” Katanya tersendak saat bicara.


“ Ok nanti saya pikirkan tapi saya tidak janji apapun” Kata saya. 


“ Terimakasih B.”


Sore hari setelah jam kantor. Steven minta bertemu denganku di cafe. Ya biasa. Sekedar killing time. “ Wada dan Richard ikut gabung. Jangan engga datang” katanya tadi siang.


Aku terkejut. Apa pasal? diatas panggung ada Lona sedang melantunkan lagu. Loh bukankah dia punya bisnis start up. Mengapa sekarang dia jadi penyanyi. Usai dia nyanyi diatas panggung, dia mendekati table kami. Dia menyapa kami satu persatu. Saat menyalamiku dia berbisik “ Can I have a moment with you? “ katanya. Aku mengangguk. Steven tersenyum melihat aku pergi ke table lain bersama Lona.


“ Visa saya masih tiga minggu lagi di Hong Kong. Saya ingin manfaatkan untuk cari uang di sini.. “ katanya “ I'm bankrupt now. Please help me, B “  Katanya berlinang airmata. Aku teringat akan kebaikan Cha kepadaku. 


“ Saya sedang pikirkan. Besok paling lambat saya akan kabari kamu. Tetap semangat ya” kataku, dia menangguk.  Aku segera berdiri.  “ Silahkan gabung lagi di table dengan teman teman kamu” katanya.


“ Kamu cepat sekali memukau wanita “ kata steven saat aku duduk.


“ Steven, Are you interested in startups? online games. 


“ Do you have that opportunity?


 Aku mengangguk dan tersenyum


“ Besok kita bicarakan.  Saya datang ke kantor kamu. Kita bahas detail “ kata Steven.


***


Jam 10 malam aku kembali ke Apartement. Aku lakukan riset desk riset melalui financial database.  Apa yang dapat kuketahui dan membuatku sangat tertarik ? Dalam game online yang penting adalah NILAI. Nilai adalah objek yang  memastikan member pemain dapat akses ke level yang lebih tingg. Atau memungkinkan pemain bisa membeli komponen game, misal, membeli layanan tambahan, menambah power. Contoh umum dari FIFA yang menggunakan 'koin' sebagai nilai. World of Warcraft yang menggunakan 'emas', dan League of Legends yang memberikan poin 'Influence and Riot'. 


Artinya lewat perminan itu, pemain mendapatkan nilai yang bisa mendorongnya terus main dan ketagihan. Kalau malas tingkatkan akses, nilai itu juga dapat dibeli dengan uang sungguhan. Benggo! Ini business model yang bagus. Apalagi dilengkapi software pertukaran atau exchange yang memungkinkan pemain untuk bertukar nilai di antara mereka sendiri, atau untuk membeli dan menjual dengan uang sungguhan atau Real Money Trading (RTM). Memang beberapa game online melarang membeli NILAI. Namun, satu-satunya risiko bagi pemain adalah akun ditutup. Tidak ada hukum yang melarang pembelian dan penjualan nilai permainan. 


Dari data riset,  aku tahu bahwa pertumbuhan RTM sangat besar. Ada banyak platform pertukaran dan situs Perdagangan Uang Riil di internet dan jaringan gelap. Ini akan ilegal jika pemain  memperoleh nilai-nilai ini dengan cara fraud atau jika digunakan untuk memfasilitasi transfer seperti fungsi bank atau agent remittance transfer payment.


Setelah 3 jam melakukan desk riset, Jam 1 pagi aku tidur. Aku sudah punya gambaran utuh tentang esensi dari peluang bisnis yang dikerjakan oleh Lona.


***


Dalam perjalanan ke kantor, aku telp Lona. “ Kamu bisa datang ke kantor saya pagi ini ? 

“ Bisa, B. Jam 10 pagi saya sudah di kantor anda.” Katanya. Hanya terpaut 10 menit Steven di kantor, Lona sudah masuk ke kamar kerjaku. Steven terkejut  melihat kedatangan Lona. “ Steve, kenalkan, ini Lona. Udah kenal kan? yang kemarin malam nyanyi di cafe “ Kataku dan Staven menyalami Lona.


“ B, gimana peluang yang kemarin malam kamu sampaikan ke saya”


“ Sebaiknya kamu dengar penjelasan Lona. “ Kataku. “ Ayo Lona, kamu jelaskan bisnis kamu. Tidak perlu kawatir. Steven partner saya. " 


Lona presentasikan bisnis itu dengan power point di ruang meeting kantorku.  Dari sejak aspek tekhnis, hukum, marketing dan keuangan dia sampaikan dengan jelas. Termasuk ekosistem bisnis dari adanya game online itu. Steven kelihatan begitu antusias mendengar presentasi bisnis itu tapi dia kelihatan gelisah untuk segera pergi. Steven berdiri dari tempat duduknya. “ B, saya setuju kita masuk ke bisnis ini. “ Kata Steven. Dia melirik kepada Lona “ Berapa kamu perlukan uang? Kata Steven.


“ USD 6 juta.” Kata Lona. " USD 3 juta untuk bayar obligasi konversi dan sisanya untuk pengembangan "


“ Ok, Pastikan kamu bisa perpendek jadwal pembangunannya. 3 bulan selesai. Kita langsung on air. “ Kata Steven.


Lona tersenyum.” Siap, saya lakukan.”  

Steven mengacungkan jempolnya. “ B, saya pergi dulu, Ada meeting tempat lain. “ kata Steven berlalu dari ruang meeting.


Saya panggil team Legal dan Business Developement Group, masuk ke dalam ruangan. “ Kalian proses kemitraan bisnis dengan Lona.” kata saya kepada team legal dan BDG. Lona keluar ruangan bersama team.


***


“ B, saya usul program gaming online dengan Lona itu dilengkapi sistem pembayaran online tapi multiple platform. “ kata steven saat kami bertemu di ruang Sauna di pusat Spa di Shenzhen.


“ Soal izin gimana ?


“ Saya bisa atur dapatkan izin dari Malta. “ 

Aku tahu bahwa bisnis Steven besar dari Casino. Kemitraannya denganku hanya sebatas portfolio bisnis saja. 


“ Apa dasar izin itu ?


“ Olah raga Bola kaki”


“ Bagaimana kamu dapatkan rekomendasi dari asosiasi Club Bola”


“ Saya ada kerjasama dengan yayasan nir laba. Mereka dukung saya.” 


Aku terdiam dan menatap sejurus kepada Steven. Aku menggelengkan kepala “ Business sudah saya keluarkan dari rencana  setelah dapat laporan dari BDG. Karena tidak memenuhi standar integritas perusahaan. “ Kataku.


Steven tidak terkejut dengan sikapku. Dia tahu bahwa sku sangat paham orientasi bisnisnya. 


“Sebenarnya, “ katanya dengan ragu. “ tidak akan ada masalah secara legal. Ini fenomena tekhnologi. “ lanjutnya berusaha yakinkanku. Tapi aku tidak peduli.


“ Saya akan bicara dengan Lona soal kelanjutan bisnis ini. Kalau dia bisa paham keputusan saya, dan kamu tetap berminat lanjutkan bisnis ini, silahkan. Tapi mohon jaga dia. Karena mendiang suaminya, temannya Cha. Kamu tahu kan, Cha sahabat saya.” 


“ Siap B.” kata Steven. " Saya akan atur tanpa melibatkan perusahaan kita dan namamu."


***


Malam aku bertemu dengan Lona di restoran. Aku undang dia makan malam di Kowloon. “ Lona, “ seruku dengan hati hati. “ Saya tidak bisa mendukung bisnis ini. “ lanjutku. Lona terkejut dan airmatanya berlinang. Aku biarkan dia dengan suasana hatinya. 


“ Tapi, “ Kataku kemudian, wajah lona sedikit cerah. 
“ Steven akan tetap lanjutkan bisnis dengan kamu. “


“  Terimakasih B. Artinya saya ada harapan” 


“ Satu hal yang harus kamu tahu. Steven itu berbisnis casino. Dia salah satu pemegang saham di perusahaan saya. Tapi saya tidak izinkan dia membuat kebijakan apapun. Dan kami memang bersahabat lama, sama seperti hubungan saya dengan Cha.  Sebagai pebisnis casino, apapun Steven lakukan untuk dapatkan uang. Dan dia smart untuk lolos dari pengawasan otoritas berkaitan dengan bisnis integritas.


“ B, saya paham sekali itu. Mana ada game online yang murni ajang permainan dan berharap dari memperdagangkan nilai dari game itu.  Cara yang menarik dalam bisnis adalah menggunakan phishing, Trojan, meretas PC pemain. Mengambil alih akun cara mudah dan mengakses ke informasi bank dan kartu kredit, bahkan mengambil alih akses pemain ke sistem perbankan. 


Setelah itu mengosongkan rekening bank dengan melakukan pembelian dalam jumlah besar atau berkali-kali.  Dan dapat menggunakan akun tersebut untuk mentransfer dana ilegal. Dengan membeli nilai permainan langsung dari akun dan segera menjualnya ke situs pertukaran atau RTM, bisa dapat menghasilkan uang yang hampir tidak dapat dilacak.” Kata Lona.


“ Dan apa jadinya yang di hack itu adalah para budak yang sengaja di create sebagai pemain dan diperkosa akunnya. Sebagai cara mereka menyalurkan uang kriminal untuk dibersihkan dan  sekaligus terhindar dari perbuatan ilegal? kataku.


Lona terdiam. 


Aku biarkan dia dengan suasana hatinya. Kemudian dia tatap aku. “ B, saya dalam keadaan bankrut sekarang. Saya janda dengan satu anak. Sejak suami saya meninggal, saya kehilangan tempat bersandar. Apalagi saya hanya the second, yang tidak berhak atas warisan suami. Selama di Hong Kong, saya terpaksa nyanyi di panggung dan menerima tawaran pria hidung belang meniduri saya. Saya tidak punya kemewahan untuk sebuah alternative.”


***


Sejak pertemuan dengan Lona tahun 2016, aku tidak pernah lagi berhubungan dengan dia. Aku juga tidak pernah tanya soal Lona kepada Steven. Itu masalah privasi dia. Bukan urusanku. Januari tahun 2019, aku bertemu dengan Lona secara kebetulan di lounge Ritz Carlton, Singapore. Penampilannya sudah berbeda. 


Menurut ceritanya, dia sukses berbisnis dengan Steven.  Bahkan menurutnya dia menciptakan platform yang mudah di download orang untuk create situs game online. Secara tidak langsung dia membangun jaringan di dunia maya yang memungkinkan dia bisa hack akun pemain dan ciptakan budak untuk diperkosa secara online.


“ Indonesia, malaysia dan ASEAN merupakan pasar yang sangat bagus untuk game dan judi online. Para aparat hukum dan politisi mudah ignore asalkan dapat komisi. Kami punya sumber daya keuangan untuk dicuci dan kami punya sarana secara global tanpa terlacak untuk itu.  B, terimakasih. Berkat kamu, hidup saya berubah. Kini saya punya private jet, rumah mewah di Manila dan apartement mewah di Hong Kong dan Perth. Andaikan saya harus mati, saya tidak perlu mati dalam keadaan miskin dan terhina. Kadang saya ingin sekali telp kamu. Saya kangen sekali. Tapi ingat kata Steven bahwa saya tidak boleh telp kamu kecuali pakai jalur Safenet. Apa itu safenet? Kata Lona. Aku hanya tersenyum.

Menentukan pilihan...

  Tahun 1984, selesai briefing team sales di kantor. Kami segera bergerak menuju target pasar. Kantor kami di Ratu Plaza. Di lobi Aling namp...