Posts

Showing posts from August, 2021

Terimakasih Mas.

Image
  Aku yatim piatu. Punya kakak seperti Mas Rudi,   aku tidak merasa sendirian di bumi Allah ini. Kemarin malam aku sempat telp   Mas Rudi yang sedang business trip ke luar negerz “ Mas, tahukan besok acara nikahku. Kok mas masih di luar negeri.”   “ Ya sayang. Mas mu sudah di Taipeh transit terus ke Jakarta. Diperkirakan subuh sudah sampai. Langsung ke Bandung. “ “ Mas kenapa engga dari kemarin marin pulang? Kataku  “ Duh, Mas berusaha pulang dari kemarin marin tetapi urusan belum selesai. Tenang saja sayang. Mas pasti hadir di acara perkawinan kamu. Kamu kan adik kesayangan Mas. “  “ Ya mas harus hadir. Kalau engga hadir, Rani nangis..” “ Ya ya.. Tapi pagi hari Mas Rudi sudah nampak. Padahal acara sejam lagi akan mulai. Kini mas Rudiku hadir diacara terpentingku.  *** Setelah ayahku meninggal karena sakit, Ibuku menikah lagi. Ayah  tiriku membawa anak laki laki,  Rud i namanya. Ayah tiriku juga cerai mati dengan istrinya. Usia kami bertaut jauh. Aku usia 4 tahun. Mas Ru

Harga kejujuran dan kesetiaan.

Image
Tahun 2006 ada email masuk dari orang yang tak saya kenal sebelumnya. Email itu ada di junk box. Saya baru buka setelah 1 bulan. Dalam email itu dia memperkenalkan namanya Andri. Dia mengenal dan tahu alamat email saya dari  blog saya. Terlampir proposal proyek. “ Kalau berkenan, mohon dipelajari proposal saya pak “ katanya. Saya pelajari cepat proposal itu dan kemudian saya tutup. Saya membalas email dengan ucapan “ terimakasih”. Setelah itu Andri setiap minggu sedikitnya 3 kali dia kirim email menanyakan tanggapan saya atas proposalnya. Itu berlansung selama 4 bulan. Tetapi tidak satupun saya balas.   Satu saat Andri SMS saya.. “ Kalau bapak  ada waktu apa boleh saya bertemu. “ Katanya. Saya balas “silahkan. Saya kebetulan ada di Jakarta.” Dia segera telp saya. “ terimakasih pak. Saya sudah ada di Jakarta. Jam berapa bisa ketemu? “ Jam 2 di Plaza Indonesia.”  “ Siap pak.” Ketika kali pertama bertemu saya terkejut. Dia muda sekali. Mungkin usianya belum 30 tahun. Namun cara dia bersik

Nisa...

Image
  Tahun 2017, Di lobi hotel Mandarin Guangzhou,  seorang wanita tersenyum kearah saya. Dia mendekati saya “ Bang, apa kabar? tegurnya. Saya sempat mikir siapa wanita ini. Orang china tapi bisa bahasa Indonesia. Dia terus tersenyum seakan memberikan waktu saya mengingat. “ Ah ya, Nisa kan.” Kata saya segera mengulurkan tangan. Tapi dia langsung memeluk saya.  “ Ada apa ke Guangzhou ? kata saya. “ Ikut Canton Fair. “  “ Oh usaha apa kamu ? “ Saya punya pabrik iles iles. “ “ Iles iles crackers ?  “ Ya. Tapi juga produksi powder untuk suplai ke pabrik kimia dan pharmasi  “ “ Jadi kamu ada booth di canton Fair?. Wah hebat kamu. “ Dia tersenyum.  “ Lama ya kita engga ketemu. Terakhir tahun 2003. Sekarang kamu cantik dan keren..” Kata saya. “Tumben bisa merayu.” Katanya tersenyum. “ Abang kemari ada apa ? “ Aku juga mau ke Canton Fair. “ “ Liat doang apa punya booth? “ Pabrikku yang punya booth. AKu mau liat aja.” Dia ajak saya minum kopi dan setelah jam 10 sama sama pergi ke Canton Fair.. **

Hikmah Ning

Image
  Nuning wanita yang saya kenal tahun 1987. Kali pertama mengenalnya waktu dia buka warung kopi di dekat pabrik saya. Kemudian saya usulkan agar dia buka warung itu di dalam lingkungan pabrik. Dia berasal dari Bojonegoro Jawa timur. Dalam usia 20 tahun dia sudah menjanda dengan 1 putri balita. Menurut cerita, dia sedari balita sudah yatim. Diasuh oleh juragan kaya. Setelah remaja dia dinikahi oleh juragan itu. Itu tujuannya agar dia tidak diganggu oleh anak anak juragan itu. Setahun menikah juragan itu meninggal. Dia dijadikan pembentu oleh anak anak juragan.  Belakangan dia hamil. Orang kampung bergunjing. Karena tidak tahu siapa ayah anak yang sedang di kandungnya. Setelah anak lahir, dia diasingkan orang kampung. Dia terpaksa pergi merantau ke Jakarta. Anak balita itu dibawanya serta. Sempat jadi pengemis di jakarta sebelum bertemu dengan orang baik hati menampungnya. Dia bekerja di lokalisasi Tanjung Priok. Kerjaannya mencuci pakaian wanita PSK. Dibayar sesuai jumlah baju yang dicu