Saturday, May 18, 2024

Jangan melewati batas..

 






Tahun 2013 september, Holding Company yang aku dirikan sejak tahun 2006 berada dibawah pengawasan dari pihak yang ditunjuk oleh konsorsium lender. Wakil lender ada di perusahaan sebagai watchdog. Itu akan berlangsung sampai kasus gugatan perdata terhadapku dari Eropa selesai. Menggambarkan situasiku saat itu, tepatnya perang. Antara relasiku yang predator dengan aku pendatang baru dalam bisnis hedge fund. Walau lawan ku punya uang dan kekuasaan untuk mengalahkanku, namun Aku  ada Tuhan Yang Maha Penolong. Aku yakin selagi aku benar, Tuhan akan menjagaku.


Entah mengapa akhirnya aku menerima tawaran dari  Stanley. Aku tahu reputasi dia tidak bagus dalam bisnis. Apalagi dia terhubung dengan bisnis underground shark loan para gangster. Saat itu aku terdesak butuh dana untuk bayar team lawyer menyelesaikan kasus di pengadilan. Rekening trustee ku  di block oleh pengadilan. Aku tidak bisa menggunakan uang perusahaan untuk melewati proses perang di pengadilan.  Ini masalah personalku. Engga ada kaitannya dengan korporat. Disaat itulah Stanley menawarkan business yang too good to be true. Ya aku ambil peluang itu.


Tahun 2014 Januari, dari Hong Kong aku terbang ke London untuk bertemu dengan George. Aku tidak mau kedatanganku diketahui oleh komunitas financial yang ada dalam network business ku. Walau sekitar Threadneedle Street terdapat beberapa kafe dan restoran. Aku memilih bertemu dengan George di alun alun menghadap gedung Royal Exchange yang lama. Ini kawasan Financial center di London. Tidak jauh dari kantor George.


“ Ini perusahaan beralamat di rumah. “ Kata ku menyerahkan dokumen perusahaan dalam amplop. “Namun izin lengkap. Terdaftar di offshore. Tugas kita hanya bagaimana memindahkan uang dari perusahaan  di China ke rekening perusahaan ini di bank yang ada di London. “ Sambungku. George menyimak. “Team victor di Moskow akan terlibat membantu kamu menyiapkan underlyng dalam transaksi trading  agar kamu mudah buka rekening di bank” Lanjutku.


“ Jadi uang tidak langsung dikirim dari China? Tanya George menegaskan. 


“ Ya dari China uang akan di transfer ke rekening bank di Budapest atas nama SPC, offshore company dengan nominee shareholder.  Tetapi kontrak trading dengan perusahaan Victor di Moscow. “ Kataku.


“ Jadi rekening yang ada Budapest itu hanya designated account aja, untuk kemudian dikirim ke perusahaan di London.”  kembali George menegaskan.


“ Ya.” kataku lirih. George menatapku dari samping. “Saya perlu uang sedikitnya USD 20 juta untuk selesaikan kasus saya di Hong Kong dan Swiss.” Sambungku. Akhirnya dia merangkulku.” B, saya tahu kamu ada masalah. Saya akan selalu disisimu. Kita lalui masalah ini bersama sama. Kita akan lakukan ini dengan clean and clear. Semua follow by rule. Saya akan dapatkan bank di London untuk kerjasama. ” Ujar George menentramkan hati. Dia adalah sahabat dan juga mitraku dalam business Asset Management. 


***

Steven datang menemuiku di Singapore. “ B, kamu deal dengan Stanley” Tanyanya mengerutkan kening. AKu terkejut. Bagaimana Steven bisa tahu. Walau Steven adalah mitraku dalam bisnis namun tidak seharusnya transaksi ini bocor keluar.


“ Bagaimana kamu tahu ? tanyaku.


“ Ah B, Stanley itu pengusaha underground. Dia tidak akan selesai dengan deal yang ada. Dia tahu kamu punya reputasi dan tahu urusan dia bukan hal yang sulit kamu kerjakan. Target nya adalah memeras kamu terus menerus. “ kata Steven dengan wajah serius. Aku terhennyak. OH Tuhan. Karena aku terjepit kadang sikap rasional dan prudent aku abaikan saja. Untung ada sahabat yang peduli. Tidak aneh kalau Steven tahu soal bisnis detail dari Stanley. Karena dia juga bisnis judi dan terlibat dalam putaran uang judi yang network nya sebagian besar mereka yang berbisnis underground.


“  Kontrak kamu dengan Stanley harus dibatalkan. “ Lanjut Steven.


“ Gimana caranya ? tanya saya mengerutkan kening.


“ Network saya di China mengatakan bahwa pemilik dana itu adalah Su. Dia memberikan mandat kepada Stanley. Saya akan atur pertemuan kamu dengan dia. Saya yakin dia lebih percaya dengan kamu daripada dengan Stanley. “ 


“ Ok lakukan itu. “ jawabku cepat.


“ Setelah itu..” Steven terhenti bicara.


“ Apa ? Kejarku.


“ Mohon izin agar team Victor bisa selesaikan Stanley dan gangnya.” Kata Steven. Aku segera hubungi Victor agar bertemu denganku di Bangkok. Kepada George aku tidak memberikan informasi dan tugas baru. Karena posisinya masih stand by. 


***

Hanya butuh sehari setelah Steven mengirim kontaknya untuk mengatur pertemuanku dengan Su. Langsung setuju untuk bertemu denganku. “ Walau tidak pernah ketemu, tapi saya tahu reputasi  B.” katanya kepada Steven. Pertemuanku dengan Su diatur oleh Steven. 


Su, pria dengan penampilan sederhana. Usianya belum 50 tahun. Namun dari matanya nampak cerdas dan keras. Dari pembicaraan dengan Su, aku tahu bahwa urusannya tidak sederhana seperti kontrak dengan Stanley. Ternyata dana itu berasal dari perdagangan minyak antara China dengan Iran. Perusahaan yang akan terima dana di London itu terhubung dengan Pengawal revolusi Iran. Aku tidak mungkin melibatkan George soal ini. Sangat berbahaya. Ini sudah politik. Maklum Iran kena embargo untuk cross border keuangan. 


Su sangat berharap pertemuan itu bisa berlanjut dengan kontrak.  “ Saya dapat informasi A1, kamu qualified untuk deal dengan saya’” Katanya. Dia sangat ingin kerjasama. Aku akan segera menghubunginya kembali.


Dari Beijing aku terbang ke Bangkok untuk bertemu dengan Victor. Steven langsung pulang ke Markasnya di Macau. Setelah memberikan briefing kepada Victor untuk tugasnya selesaikan Stanley, aku terbang ke NY untuk bertemu dengan Scot sahabatku yang punya koneksi dengan otoritas financial di AS.


“ Saya akan terbitkan MTN dengan cashback sebagai collateral. Cash berada di bank first class. Tetapi pemilik cash nya perusahaan offshore terdaftar di Budapest. Saya butuh likuiditas dari investment banker AS yang terdaftar di Eropa. “  kataku menawarkan peluang. Itupun setelah aku cerita apa adanya tentang asal usul uang itu. Scot  terdiam lama. Dia bukan hanya sahabat tetapi lebih dari itu dia adalah mentor ku dan juga ayah angkatku. Tahu sekali akan kemampuan otak reptil ku. Bantuan yang kuharapkan sebenarnya bukanlah likuiditas tetapi proteksi dengan keterlibatan investment banker AS.


“ Diskon 30%, Saya hanya minta 10% saja.” Kataku provokasi Scot.


“ B, saya engga peduli uang. “ Scot mengibaskan tangan. “ Saya tahu dalam dirimu ada kebaikan, spiritualitas, dan moralitas. Tetapi itu bukan ruang hampa tanpa batas. Ada aturan agama  dan budaya yang membatasi. Saya engga mau karena ini kamu melewati batas. Sekali kamu lewati batas, kamu tidak akan pernah kembali lagi. Kamu akan bangkrut secara spiritual. Pahami itu. Kamu anak saya” Nada schot keras. Aku diam saja. Tak ingin bicara lagi. Aku pasrah.


  Ok “ kata scot kemudian. Aku berharap “ Saya akan bantu. Tetapi sekali ini saja. Jangan lakukan lagi setelah itu. Semua jejak hapus”


“ Yes Sir.” kataku tegas.


Besoknya Scot memberitahuku bahwa dia sudah dapatkan commitment dari investment banker di Eropa. Siap membeli MTN cashback via 144A. 


Aku kembali ke Beijing dan minta Steven dampingi aku kontrak dengan Su.  Seminggu kemudian aku dapat kabar dari Victor tugasnya selesai dengan Stanley. Victor aku minta kembali ke Moscow untuk koordinasi dengan Budapest. Sebulan kemudian, pengiriman uang dari China ke rekening perusahaan yang ditunjuk oleh Su di London terlaksana. Walau Su tetap minta agar aku melanjutkan transaksi, tetap aku tolak. Aku ingat pesan Scot. Aku tidak ingin melewati batas diriku. Cukup sekali aja. Closed file. Aku yakin Su punya banyak cara dan network untuk terus melanjutkan transaksi ini tanpa aku. 


" B, dengan keterlibatan investment banker AS, kamu aman. Karena embargo Iran itu datang dari AS. Engga mungkin mereka menghukum korporat nya sendiri. Apalagi dari bisnis ini ada fee besar. Semua pasti kebagian lah" Kata George saat usai transaksi ini. Walau dia tidak aku libatkan tapi dia monitor transaksi ini dengan baik.


Dari hasil transaksi itu, aku dapatkan uang cukup untuk membiayai kasus perdata di pengadilan. 4 tahun kemudian atau tahun 2018 kasus dimenangkan oleh ku di pengadilan Hong Kong dan Swiss. Aku bisa kembali mengola holding. Tahun 2018 juga perusahaan  di London yang terhubung dengan Iran terkena investigasi.  Skandal meledak, namun tidak sampai dibekukan. Tetap bisa beroperasi tapi dalam pengawasan. Tahun 2024 resmi dibekukan. Pihak  yang terlibat kena sanksi semua. Aku selamat berkat patuh kepada Scot untuk tidak rakus dengan melewati batas..

8 comments:

Anonymous said...

Good Mr Babo

Anonymous said...

Hmmm.bisnis Yang sulit,

Anonymous said...

Noted : jangan rakus

Anonymous said...

Bagi saya yg basicnya teknik tulisan ini mematik rasa ingin tahu akan lebih banyak hal mengenai rekayasa ekonomi

Anonymous said...

Skema yang pastinya sangat rumit, tp the point is untuk tidak melewati batas, babo beruntung memiliki orang2 yang mengingatkan.. Guardian angel..

Anonymous said...

Kata rakus itulah yg banyak menjerumuskan manusia.

Anonymous said...

Seperti cerita dlm film mafia..
Notifikasi moral;jangan rakus.semua ada batasnya

Anonymous said...

Sangat menispirasi sekali bagi saya yg bodoh ini

Selalu ada harapan..

  “ Ale ! terdengar suara Patria di seberang lewat telp selularku. “ Ketemuan dong. Tempat biasa di bunker ya. " sambungnya. Aku tahu i...