Friday, November 05, 2021

Kesetiaan.





Ketika aku masuk ke cafe di Hotel Holiday In Kowloon. Terdengar lantunan lagu diatas panggung “ Just The Way You Are. Gerakannya sesuai dengan irama musik. Tentu saja ia langsung menyita perhatianku. Mungkin karena ia cantik. Tapi banyak pengunjung cafe lainnya yang juga cantik. Namun ia berbeda. Ia sering sekali menggigit bibir bawahnya saat menanti jeda musik. Senyum manisnya juga sering diberikannya kepada pengunjung cafe. Setelah selesai menyanyi dia turun dari panggung. Dia melangkah kearahku. Aku terkejut. Ada apa ? Apakah dia mengenal saya.


“Anda pasti Mr. B. “ Katanya.


“ Darimana anda tahu saya.”


“ Mark memberi tanda untuk aku kenal dengan cepat. “ Katanya menunjuk kearah pipi dekat hidung sebelah kiri dengan tersenyum. Saya tahu itu adalah ciri khas saya. Tahi lalat dekat hidung.


“ Oh ya. “


“ Kenalkan, nama saya Adira.” katanya seraya tersenyum.


“ Nama yang indah. “


“Oh, itu nama wanita Yahudi yang punya keberanian dan kekuatan untuk survival,” ujarnya pelan setengah berbisik. Seolah ia malu menyebutkan dirinya Yahudi. Saya hanya mengangguk dan tersenyum menenangkan dirinya. Agaknya ketenangan saya mendorongnya untuk bercerita lebih lanjut tentang dirinya. Adira mengisahkan betapa ayahnya teramat sangat fanatik untuk menjadikannya suci. Itu sebabnya dia menolak minum alkohol.


“ Bagaimana saya harus mulai? di sini brisik. Ajaklah saya ke tempat sepi. Agar lebih enak ngobrolnya.” katanya.


“ Oh ok. Kita keluar darii cafe ini. Ada cafe di pinggir laut. Di east shim tsa Sui. Pemiliknya teman saya. Dia orang Rusia. Yahudi Rusia, tepatnya. “ Kata saya.


Dia senang. Kami keluar dari cafe itu. Hanya jalan kaki saja. Menikmati suasa malam musim semi di Hong Kong.


“ Aku ada tekhnologi yang kubeli dari perusahaan start up di Korea. Teknologinya masih perlu pengembangan. Tapi bagaimanapun saat ini sudah provent” Katanya ketika kami sampai di cafe.


“ Apa itu ?


“ Tekhnologi ini bisa melacak dan mengukur pemakaian listrik pada setiap device secara remote. “ Katanya dengan wajah penuh arti. Saya memang cerita dengan Mark untuk perlu tekhologi yang bisa membaca data server pada perusahaan unicorn cloud.


“ USD 2,5 juta. Apakah itu mungkin dapatkan uang tunai dari anda?


“ Bisa lihat tekhnologinya ? Kata saya.


“ Mari ke kamarku. Engga jauh dari sini. Shangrila Hotel. Aku akan demontrasikan kepada anda ” Katanya.


“ Ok.” Kata saya. Kami pergi ke luar dari cafe itu. Belum sempat pesan menu. Saya hanya melambai kepada pemilik cafe teman saya. Dia hanya mengacungkan jempolnya.


Di kamarnya dengan cekatan mendemontrasikan tekhnologinya. Dengan menempatkan device pada TV. Dia membuka komputernya. Setelah mengeluarkan aplikasi yang ada. Nampak data listrik terpakai dengan akurat.


“ Ini saya lakukan deteksi secara direct. Kita bisa juga detek secara keseluruhan asalkan kita pasang device di jaringan trasmisi listrik. Dan pasang juga di lokasi yang akan kita detek. Contoh pabrik A kita mau tahu berapa jumlah listrik terpakai pada setiap mesin. Nah kita tempatkan device pada sambungan dengan sumber listrik. Device ini menuntun kita mengetahui data pada setiap mesin secara online. Kita bisa akses darimana saja. Tekhnologi menyediakan aplikasi akses dan device.“ katanya tersenyum.


“ Bagaimana bisa tahu power listrik pada masing masing mesin?


“ Setiap mesin punya karakter energi listrik. Software ini bisa melacak dengan cepat. Ada ribuan spec mesin tersedia di cloud. Deteksi cepat sekali. “ Katanya cerdas. Saya menangguk.


“ Ok deal. “ Kata saya cepat. Dia menyalami saya.


“ Nah ajaklah aku ke cafe tadi. Kita habiskan malam bersama. “ Katanya dengan senyum penuh arti.


Seminggu kemudian saya ajak Adira ke Spa di Shenzhen, Fountain hotel. Di sana transaksi terjadi. Dia dapat bank draft senilai USD 2,5 juta. Pada saat itu sudah ada team Wang bersama saya. Mereka cepat sekali memahami tekhologi itu. Setelah Adira berlalu di spa.


“ Jam berapa saya dapat tahu kita bisa akses ke data server itu” kata saya kepada team Wang.


“ Malam ini kita sudah bisa tahu. Kita akan remote dari tempat spa ini. “ katanya. Seraya memerintahkan teamnya berangkat dengan membawa device itu. Tiga jam berlalu, Wang menerima telp dari luar.


“ Mr. B. Kita bisa akses sekarang.” Katanya. Diapun membuka laptop dan membuka aplikasi yang ada. Benarlah data server keluar cepat sekali. “ Anda butuh data server berapa lama?


“ Tiga hari. Cukup. “


“ Baik. Saya lakukan. Kalau begitu saya permisi. Saya akan kembali ke kantor. “Kata Wang. Tiga hari kemudian saya dapat laporan. Lengkap dengan trafic server itu dari menit ke menit. Ternyata data server hanya 30% dari data komunitas yang dipublishkan pada waktu presentasi bisnis. Perusahaan IT telah melakukan mark up data member. Itu hanya untuk menaikan nilai tawar sahamnya. Saya tersenyum puas


Rasa puas saya memaksa saya untuk kembali bertemu dengan Adira. Sekedar kencan untuk ucapkan terimakasih.


“Aku sudah mandi. Mr B.” Adira berbisik pelan di telinga saya ketika pintu kamar tersibak. Saya menghirup aroma tubuhnya.


“ Saya akan sabar menanti kamu berpakaian. Kita akan makan malam. “ Kata saya. Dia tersenyum penuh arti.


Dalam perjalanan ke cafe dia berkata “ Tadinya aku pikir kamu akan tuntun aku ke bukit Sinai. “


“ Ada tertulis saat Tuhan berfirman kepada Musa untuk menguduskan kita,” ujarku tersenyum.


“ Aku paham. Benar kata Mark. Kamu lebih Yahudi dari Yahudi. No sex without love.” katanya merapatkan duduknya kearah saya di dalam kendaraan. Keesokannya Adira kembali ke New York.


***

Saya undang Wenny datang ke Macau. Saya tunggu dia di ruang spa yang ada di hotel bintang 5. Wenny sudah tahu kalau saya panggil ke spa itu artinya ada hal yang serius harus dibicarakan. Wenny masuk ke ruang mandi Ultraviolet dengan bikini. Di ruang itu ada steven. Kami hanya bertiga. Ruang kedap suara.


“ Baca dokumen ini. “ kata saya. Wenny baca dengan posisi duduk bersila. Saya rebahan menikmati mandi ultraviolet.


“ OK Pak. “ Kata wenny menyerahkan dokmen itu kepada saya.


“ Saya minta kamu take over bisnis ini.”


“ OK.


“ Kita udah periksa data power electric yang mereka pakai. Server data mereka hanya bekerja 30%. Artinya laporan traffic mereka dipalsukan. “


“ Ya saya udah baca laporan traffic server yang ada di dokumen itu. Masalahnya darimana anda dapatkan itu? Ini bahaya sekali kalau sampai bocor. Tahun depan mereka akan IPO.”


“ Gunakan data itu untuk tekan mereka dan paksa mereka berunding dalam proses akuisisi. “


“ Baik pak.


“ Steve akan siapkan uang untuk akuisisi ini. “ Kata saya melirik Steven.


“ Siap pak” Kata Wenny tegas. Saya mengibaskan tangan ke arah Wenny, sebagai isyarat dia keluar dari ruang ultraviolet.


Secara berkala saya bertemu dengan Weny di ruang spa itu. Selalu ada steven dampingi. Dia melaporkan proses akuisisi. Weny mendirikan khusus perusahaan cangkang yang bertindak secara legal melakukan akuisisi. Dia menunjuk lawyer sebagai nominee director. Sampai akhirnya proses akuisisi itu berhasil. Melibatkan dana ratusan juta dollar.


***

Wadah meminta saya bertemu dengan investor kelas dunia asal jepang, yang juga teman Wadah. Pertemuan diadakan di Financial club Hong Kong.


“ Mr.B. Anda tahu , tahun lalu kami belanja untuk akuisisi lebih dari USD 100 miliar. Kami didukung oleh IDFC yang memungkinkan kami dapat access ke dana pensiun dari perusahaan IT terkemuka di Amerika dan Eropa. Itu reputasi kami. Saat sekarang semua portfolio kami trend nya bagus. “ Kata investor itu. Wajahnya terkesan ramah. Namun dia tidak bisa menutupi kesannya sebagai predator.


“ OK. Saya paham.”


“ Nah kami berniat membeli saham perusahaan ini” Katanya seraya menunjukan dokumen. Saya tersenyum. Itu perusahaan yang diakuisi oleh Wenny sebulan lalu. Dan mereka kalah dalam pertarungan. “ Saya tidak ingin perang, Mr. B. Anda orang bisnis. Semua ada harga. Kami siap menerima tawaran anda” lanjutnya dengan tetap remah.


“ USD 600 juta. “ Kata saya singkat.


“ Deal. “ Katanya seraya berdiri menyalami saya.


“ Saya rasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi.” katanya. Saya berdiri keluar seraya membungkukan tubuh kearahnya. Wadah ikut bersama saya keluar dari financial club.


“ Keren. Kamu untung dua kali lipat ya” kata Wadah. Saya hanya tesenyum saja. Saya telp Wenny “ Srigala masuk perangkap. Pastikan proses deal dengan mereka tuntas minggu ini”


“ Siap boss” suara Wenny terdengar bersemangat.


***

Setahun kemudian atau tahun 2019, Wadah datang bertemu dengan saya di ruang spa. “ Gila kamu. Teganya nipu teman saya.”


“ Ada apa ? kata saya tenang.


“ Beijing batalkan rencana IPO mereka. “

“ Alasanya apa ?


“ Engga jelas. “


“ Terus kenapa saya disalahkan. ?


“ Masalahnya bukan itu saja. Semua investor institusi mundur dari rencana membeli saham itu.”


“ Salah saya di mana. Deal itu terjadi secara gentleman. Mereka sudah investigasi semua sebelum ketemu saya. Apalagi mereka investor kakap. “ Kata saya tenang. Wadah terdiam. Namun dari wajahnya dia tetap tidak percaya dengan sikap saya.


“ Mr. B, please Kita kan sahabat. Ada apa sebenarnya.”


“ Engga ada apa apa. “kata saya dengan raut wajah santai saja.


“ Pihak Arab marah besar ke teman saya. Karena adanya transaksi dengan kamu itu, pihak Arab gelontorkan uang untuk kuasai saham portfolio teman saya. Jadi dia bisa lunasi hutang ke dana pensiun perusahaan IT di Amerikan dan Eropa. Sekarang gara gara gagal IPO perusahaan yang dia beli dari kamu, semua portfolio dia terjun bebas.”


“ Salah saya dimana?


“ Pasti kamu ada main dengan teman saya untuk merampok si Arab itu”


“ Jangan paranoid wadah. “ Kata saya tenang.


Wadah terdiam.


***

Suatu sore saya spa di Macau bersama dengan Steven dan si investor dari Jepang itu. “ Deal yang bagus Mr. B. Senang berbisnis dengan kamu. Terutama kamu Steven yang sudah bocorkan data perusahaan itu pada timing yang tepat ke otoritas China.” Kata si investor jepang itu. Saya lirik Steven tersenyum kearah saya.


“ Setelah itu si Arab itu membentuk Private investment, yang bekerja sama dengan perusahaan China. Mereka punya ambisi melipatgandakan value portfolionya dengan mengandalkan komunitas China. “ Kata Steven.


“ Saya yakin lima tahun lagi habis tuh uang si Arab itu. Padahal itu Sovereign wealth fund, yang ditabung bertahun tahun dari migas. Sangat tragis. “ kata si investor Jepang. Saya keluar dari ruangan sauna itu.


***


“ Bro, kita ada masalah.” kata Steven via SafeNet.


“ Ada apa ?


“ John udah dipanggil oleh otoritas Hong Kong. “ Kata Steven. John adalah director nominee atas Perusahaan cangkang yang dibentuk Wenny. “ Kamu ke Sing, dari sana kita ke Ho Chin Minh. Kita ngobrol di private jet saya “ Kata Steven. Subuh saya terbang ke Sing.


“ Kita engga ada masalah. Apapun investigasi kita clean” kata saya.


“ Masalahnya ini “ Kata Steven memperlihat video. Di video itu ada Wenny dan John meeting dengan CEO yang perusahaan akan diambil alih. Meeting itu diadakan private room sebuah restoran. Dari video itu jelas ada pembicaraan konspirasi. Walau tidak menyebut soal sensitif terkait dengan strategi memeras. Namun cara Wenny menekan, itu sudah sinyal bagi otoritas untuk curiga. Investigasi pasti terjadi.


“ Darimana kamu dapat Video ini?


“ Dari Jhon.”


Saya pandang lama Steven. Dia mengerti saya marah dengan situasi itu.


“ Saya paham, bro. Tenang saja. Saya urus John. Saya pastikan dia tidak akan diekstradisi ke China. Pengadilan akan tetap di Hong Kong. Bagaimanapun hukum Hong Kong soal keuangan masih menganut british law. Kita bisa berlindung dibalik pasal kerahasiaan. Apalagi perusahaan yang akuisisi itu perusahaan terdaftar di BVI” kata Steven


“ Kamu harus lakukan investigasi secara detail. Bagaimana sampai video ini ada. Ini sudah direncanakan dengan baik. Target mereka kita” kata saya tegas.


“ Ya Bro. Saya akan lakukan segera. Saya hanya butuh keputusan kamu. “


“ Eliminate semua mereka yang terlibat. “ Kata saya tegas.


***

Sampai di Ho Chin Minh saya terus kembali ke Jakarta. Saya mencoba merangkai semua peristiwa yang sudah terjadi. Dana SWF China itu 10 kali lebih besar dari Arab punya. China sebelumya sudah ada kerjasama dengan Arab dalam membangun kota pelabuhan. Namun kerjasama dalam skema SWF belum ada. Kalau kerjasama SWF antara Arab dan China, terjadi maka bisa membuat Arab bisa bargain dengan IDFC. Karena selama ini dana SWF Arab dikendalikan oleh IDFC secara tidak langsung. 


Nah keberadaan portfolio yang dibeli oleh Jepang dari saya, itu sangat strategis. Karena bisnis itu sebenarnya sangat politis. Itu menyangkut komunitas SDM China. Itu sebabnya Jepang tidak sulit dapat pinjaman dari Arab melalui Convertible bond menuju IPO perusahaan. Setelah itu Arab berambisi menguasai semua portfolio si Jepang. Caranya? arab berada dibalik mundurnya investor yang akan terlibat dalam IPO. Dengan alasan itu Arab punya alasan agar BOnd ditukar dengan saham si Jepang. Jepang terpaksa menerima. Exit sukses.


Setelah itu, Steven dan Jepang datangi otoritas China membocorkan data falsu server. IPO dibatalkan oleh otoritas. Arab dapat peringatan keras dari otoritas CHina. Karena itu Arab, terpaksa kembali lagi ke IDFC, dan itu mereka butuh si Jepang yang punya special connection dengan IDFC. IDFC dukung si Jepang negosiasi dengan China. Tetapi yang nego adalah steven. Sehingga terpaksa Arab membuat pemisahan asset dalam SWF nya, dengan membentuk Private investment company yang khusus mengelola portfolio yang mereka kuasai dari si Jepang. Arab terpaksa mengembalikan posisi CEO kepada si jepang walau saham dikuasai mereka.


Jadi kalau Arab ingin kemitraan strategis dengan China, dia harus tetap bergantung kepada si Jepang. Dan bagi si Jepang, yang penting dia udah untung dari pelepasan saham dan utang lunas dengan Dapen AS. Hubungan dengan IDFC tetap bagus. Dan kini arab bergantung dengan si Jepang menjaga keseimbangan antara IDFC dan China. Bisnis ilusi tetap akan digelar di hari hari mendatang. Si Jepang jagonya soal itu. Masalah ini akan selesai, setelah uang Arab itu habis. Setelah itu arab akan jadi mangsa. Amerika atau China yang akan jadi predator? itu hanya masalah waktu.


***

“ Kasus dihentikan” Kata Steven ketika ketemu saya di ruang private room spa. “ Si Jepang yang bantu. “ lanjutnya.


“ Gimana bisa begitu?


“ Bukti data server palsu itu kan berasal dari dia. Bukan dari kita. Dia yang bawa ke otoritas China. Saya bilang kedia, kalau kasus ini sampai di investigasi dia akan kena.”


“ OK. “ kata saya singkat seraya memejamkan mata menikmati steam udara panas sauna.


“ Tapi saya sudah investigasi. Ternyata kamu dibalik rekaman video itu.” kata steven dingin.


“ Saya hanya ingin memastikan sejauh mana kamu loyal dengan saya. Ternyata tidak ada agenda lain. Terbukti kamu bisa tekan Si Jepang. They clean up all. We are safe. “ kata saya tetap memejamkan mata.


“ Kamu ragukan saya ? kata steven.


“ Bro, “ Seru saya seraya berdiri. “ sebagai pemimpin, musuh saya bukan orang lain tetapi orang terdekat saya. Wajar kalau saya hati hati. “ Kata saya seraya menepuk bahunya. Steven rangkul saya.


***

“ Sudah seminggu Jhon tidak bisa saya hubungi ? dimana dia.” Kata Wenny. Saya angkat bahu. Saya diam seraya menatap keluar jendela.


“ Aku mencintainya. Apa salah?


Saya hanya diam saja. “Sudah lebih 10 tahun saya menjanda. Putra saya tidak mau pulang ke Hong Kong. Dia tetap ingin di Canada. Saya butuh suami mendampingi masa tua saya. Apa salah, bro?


Saya berikan hape ke dia. “ Itu saya suruh jhon ambil rekaman dari pengelola restoran. Itu kamu meeting dengan CEO perusahaan yang kamu akuisisi. Tetapi apa yang terjadi? dia gunakan video itu untuk black mail saya dan steven. Dia beralasan karena dia di investigasi otoritas.” Kata saya. Wenny terkejut. Air matanya berlinang.


“ Dan ini lagi “ kata saya mempelihatkan screen data offshore account yang berhasil saya lacak. “ Dia dapat fee sebesar USD 5 juta dari CEO perusahaan yang kamu jadikan target. “ Lanjut saya. Wenny benar benar menangis. Saya peluk dia. “ Saya senang kamu berniat menikah lagi. Selalu ada second chance. Tetapi carilah suami yang baik. Jangan sampai kamu dimanfaatkan. Ya sayang”


“ Mengapa dia khianati saya. Mengapa?


“ Sudahlah. Semua sudah berakhir. Kasus sudah ditutup. Rekening offshore sudah dikembalikan ke Steven. “


“ Sekarang dimana dia ? Kata Wenny dengan mimik kawatir. Saya diam saja. “ Kamu apakan dia ? Kata weny mendekati saya berdiri di depan jendela kaca lebar. Saya tatap wajah Wenny dengan seksama. Saya ingin lihat matanya. Benarkah dia setia. Memang ada kesetiaan itu. 


“ Maafkan saya bro. Saya janji akan lebih hati hati dan tidak akan menikah lagi. Dan lagi usia saya sudah hampir 50 tahun. Kalau ada pria yang mau pasti ada maunya.”


“ Kamu udah lama engga cuti.” kata saya.


“ ya.”


“ Cutilah selama dua minggu. Temui putra kamu di Toronto. Saya yakin kebersamaan selama dua minggu bisa mengubah sikapnya untuk pulang ke Hong Kong. “ kata saya.


“ Dia hanya pulang kalau kerja di Hong Kong wire and cable. Engga mau kerja sama saya“


“ Saya bisa minta Richard kerjakan dia di Hong Kong Wire and cable”


“Thanks bro. By the way. Ternyata setiap langkah saya kamu ikuti? Kata Wenny memeluk saya dari belakang.


“ Kalau saya beri tugas, apa kamu kira saya tidur ? Saya punya sumberdaya untuk mengawasi. “


“ Ya saya paham sekali. Tetapi mengapa termasuk masalah personal?


“ Ibarat kepala keluarga saya harus melindungi semua anggota keluarga saya. Paham ya.”


Dari jendela apartement saya tatap keluar. Malam terasa indah sekali. Bulan mengintip dengan malu..” Kamu baik baik saja.? “ kata Wenny berbisik di samping saya.“ Besok saya mau pulang. Kangen istri..” Kata saya..

Dia orang baik..




Tahun 2010.


Ketika itu saya ada di Beijing. Saya harus  bisnis trip ke Moscow. Rapat bisnis dengan calon investor untuk akuisisi proyek di Dubai. Kepergian itu sangat mendesak. Sekretaris sudah pulang ke Hong Kong. Tetapi peluang meeting tidak ingin saya lepas begitu saja. Saya tahu konglomerat Rusia tidak suka menggunakan bahasa ingris. Saya harus punya penerjamah. Teman saya di Beijing kenalkan dengan penerjemah. Wanita muda. Ayahnya dari Korea tapi ibunya dari Rusia. Namanya Yana. Dia bisa bahasa Rusia dan cukup bagus bahasa inggris. Wanita itu sebetulnya pekerja KTV Musisi. KTV yang khusus menyediakan mereka yang punya talenta alat musik seperti biola, sexopon, guitar, organ. Karena KTV berkelas umumnya mereka kuasai beberapa bahasa.


Saya nginap di hotel bintang 5 di Moscow. Wanita itu satu kamar dengan saya. Tugasnya menterjemahkan dokumen dan news Rusia untuk saya. Pertama masuk kamar, saya lirik dia sangat terpesona. Dia tidak mau duduk di sofa. Dia tetap berdiri. “ Dan saya akan tidur bersama anda”’


“ Tidak. Kamu tidur di sebelah. Itu ada connecting door. “  Dia tersenyum dan segera membuka pintu penghubung. Sangat mewah menurut ukuran dia.


Kemudian saya sibuk membaca dokumen dan memberikan catatan alamat web untuk dia cari di internet. Dengan sigap dia search di internet dan menterjemahkan web dengan cepat. Ngetiknya cepat sekali. Sayapun sibuk telp ke sana kemari. Ketika hendak pergi makan malam dengan relasi, saya sempat berkerut kening dengan pakaian yang dikenakannya. 


“ Mau makan malam atau mau dugem kamu” kata saya.


“ Hanya ini yang terbaik saya punya. Memang rok diatas lutut tapi kaki dibalut stoking sampai pangkal paha.” Katanya seraya menarik roknya keatas. Saya sempat melirik nampak sempak gstring nya. Segera saya tarik tangannya keluar kamar. Saya bawa dia ke boutique yang ada di lantai bawah. “ pilihkan gaun makan malam untuk wanita ini. “‘Kata saya kepada pramuniaga boutique seraya menyerahkan kartu kredit.


Usai makan malam kami kembali ke hotel. Dia langsung buka gaun malamnya dan serahkan ke saya. “ ini gaunnya saya kembalikan.”‘katanya. Saya terkejut hampir tumpah gelas minuman saya. Apa pasal? Dia buka gaun itu depan saya. Bugil depan saya!. Tapi dengan cepat saya tenang kembali “ itu bonus untuk kamu. Ambilah. “ kata saya. 


“ Terimakasih”


“ Silahkan kembali ke kamar kamu. Selamat malam” 


“ Tapi kotrak saya termasuk melayani anda di tempat tidur”


“ Tidak usah. Kamu tidur aja”


Dia menangis. Saya kaget. “ ada apa?


“ Saya janji akan berhenti kerja di KTV. Memang usia saya tidak muda lagi. Usia 30 tahun tidak lagi menarik bagi pria “katanya terbata bata. Saya diamkan saja.  Akhirnya dia kembali ke kamarnya.


***


Seusai meeting, saya kembali ke Beijing bersama dia. Dengan hati hati dia berkata “ Sir, boleh tanya” katanya di dalam pesawat.


“ Ya”


“ Saya terjemahkan berita media massa tentang perusahaan Rusia yang akan jadi pemenang tender pembangunan pipa gas. Waktu makan malam, saya dengar anda komit keluar uang kepada perusahaan itu sebelum masuk ke bursa. Agar sahamnya bagus ketika IPO. Dan membantu mendapatkan pendanaan setelah IPO. Kesepakatan dibuat, dalam bentuk pre purchase agreement.” Saya perhatikan wanita itu. Cerdas. Pemerhati hebat.


“ Pre purchase agreement itu kan sebagai kesepakatan anda untuk bayar akusisi perusahaan di Dubai.Ya semacam barter. itu saya baca semua.”


“ Ya “ Saya makin bengong.


“ Besoknya team bekerja keras melengkapi semua dokumen. Saya perhatikan anda lead mereka semua. Melengkapi semua dokumen legal termasuk cofirmasi pemberian hutang dari bank di Eropa. Dokumen pemenang tender juga resmi. Confirmasi pemberian injek dana sebelum IPO juga resmi dari bank. Setidaknya perusahaan sudah siap financial closing karena memenuhi syarat menjadi investor. Tetapi itu semua janji, yang akan cair setelah kontrak pembangunan pipa gas di tanda tangani. Ya tidak ada yang salah.” Katanya.


Dia terdiam, sepertinya dia sedang berpikir.


“ Tiga hari saya serasa tinggal di sorga. Mengalami kehidupan glamour. Tapi saya tidak ingin kaya seperti itu…” Katanya tersenyum.


“ Mengapa ?


“ Waktu di KTV, saya dengar anda bicara dengan si Rusia itu. Saya sempat mendekat, kawatir anda butuh penerjemah. Ternyata Rusia itu bisa bahasa inggeris. Saya sempat dengar, si rusia itu ngomong, bahwa kontrak pasti gagal di eksekusi. Karena pemerintah syuriah pasti chaos akibat rencana bangun pipa gas. Kemudian salah satu banker dari Eropa sahabat anda juga bilang, dia sudah dapat kabar dari Whitehouse sudah perintahkan Arab dukungan oposisi lewat dana agar Bashar jatuh, dan Turki juga terlibat kroyokan.


Yang lucunya kalian tertawa sambil nyeletuk " We dont care fucking politic. We just make money. Kasihan Arab di Dubai itu kehilangan bunker oil dan kapal karena dibayar persepsi. Dan berharap pertukaran asset dapat menghasilkan laba dan capital gain, Ternyata hanya persepsi saja.


“ Saya pikir hidup saya kotor sebagai premuria. Ternyata ada yang lebih kotor dari saya. Kalian, para politisi, pengusaha lintas benua, lawyer, Fund Manager. “‘Katanya. Kemudian melirik saya. “‘Tetapi walau begitu saya mendapatkan pencerahan dari anda. Bahwa dibalik kerakusan, masih ada sisi kemanusiaan kepada orang seperti saya.” Katanya tersenyum.


Saya hanya tersenyum. Dia engga paham, ratusan juta saham yang bertaburan di bursa dengan value berlipat itu juga karena persepsi. Kaya miskin juga soal persepsi. Kehidupan ini terjadi karena persepsi. Sebetulnya sesuatu itu tidak ada yang sesungguhnya. Semua didunia ini hanya persepsi. Ampuni aku ya Tuhan.


***


Tahun 2012


“ Saya sudah temukan wanita itu “ Kata James seusai meeting Komite investasi di Hong Kong. “ Siapa yang kamu maksud ? Kata saya berkerut kening. 


“ Yana. Wanita yang menemani anda beberapa bulan lalu di Moskow. “


“ Ah ya. Gimana ? Saya ingat.


“ Hasil test nya excellence. Sekarang dia ada di ruang HRD. Tapi dia tidak mau ditempatkan di Seoul. Dia hanya mau untuk pos di China atau Hong Kong” Kata James.


“ Suruh ke ruangan saya.” Kata saya


“ Siap boss.”


Tak berapa lama masuk wanita muda ke ruangan saya. Dia tersenyum “ Mr. B. Long time no see.” katanya. Saya tersenyum menerima uluran tangannya. 


“ Kamu memang hebat, Yana ”


Dia tersenyum tipis. Namun tidak bisa menyembunyikan mendung di wajahnya. “ Tapi saya minta maaf. Dari awal saya berharap di tempatkan di Hong Kong atau China…” Katanya terhenti.


“ Yana. Kamu udah makan ? 


Dia tersenyum. “ temanin saya makan siang ya. Lupakan soal tawaran HRD. Kamu teman saya. OK? “ Dia mengangguk. Saya ajak dia makan siang di kawasan financial center. Di restoran Korea.


Dalam suasana santai itu saya bisa berharap dia bicara dari hati  kehati apa masalahnya sampai  menolak tawaran kerja sebagai country manager  untuk holding kami di Seoul.  Saya cerita tentang teman teman saya di Seoul dan juga cerita lucu. Dia larut dalam suasana yang saya ciptakan.  Akhirnya tanpa disadari dia terlepas omongan “ Saya engga suka Seoul. “ 


“ Kenapa ?


“ Panjang ceritanya. Itu tiga tahun lalu…”


Saya diam dan menanti sabar kalau dia mau cerita. Akhirnya dia cerita juga. “ Tiga tahun lalu terjadi prahara di keluarga saya. itu karena pacar saya memutuskan hubungan kami sepihak. Padahal kami sudah pacaran selama 7 tahun. Sejak saya kelas 1 SMU sampai tamat universitas.  Selama itu keluarganya setuju. Orang tua saya senang.  Kami sudah merencakan menikah pada musim semi. Namun awal musim dingin, dia mesra dengan karyawan kantornya. Saya tidak bisa telp dia. Saya berusaha datang ke rumahnya. Tapi satpam menolak saya.  Saat itu saya serasa hancur. Sejak itu komunikasi terputus. “ Katanya berlinang air mata.


“ Ayahnya konglomerat di Korea. Pemilik maskapai penerbangan “ Katanya dengan tatapan kosong ke luar jendela.  “Apalah arti keluarga saya dibandingkan dengan keluarganya. Tetapi ini bukan soal saya pribadi. Tetapi saya tidak bisa melihat hancurnya hati kedua orang tua saya. Itu sebabnya saya putuskan pergi ke Beijing untuk bekerja.  Saya ingin melupaka semua. “


“ Sudah berapa lama kamu tinggalkan Korea. “ Tanya saya.


“ Tiga tahun. “ 


“ Selama itu kamu belum bisa menghapus kenangan buruk itu,?


“ Ya. Mungkin tidak akan bisa melupakannya. “


“ Mengapa ? 


“ Karena saya tahu luar dalam pacar saya. Dia tidak mungkin bisa meninggalkan saya. Ini pasti ada sesuatu yang besar sehingga dia tidak berdaya. Saya terus berpikir bagaimana menolongnya agar dia menjadi dirinya sendiri. Soal batal menikah dengan saya tidak ada masalah” Katanya. Saya terhenyak. Hebat wanita ini. 


“ Yana. Saya tugaskan kamu sebagai country manager di Seoul. Karena saya ada rencana akuisisi perusahaan penerbangan itu di Seoul.  Itu bukan kehendak saya. Tetapi permintaan dari konsorsiun kreditur. Perusahaan keluarga itu sedang dirudung sakit akibat miss management.” 


Dia tetap saya lama. “ Tolong jujur,  anda mencari saya untuk tujuan ini? Anda sudah dapatkan semua data tentang saya waktu saya jadi penerjemah anda. Dan terakhir anda dapatkan profile hubungan saya dengan pewaris pemegang saham pengendali maskapai penerbangan itu.  Benarkah ?


“ Ya. “ kata saya tegas. Mau gimana lagi. Dia terlau cerdas untuk di utilize. 


“ OK. “ Dia tersenyum. 


“ Nah tugas anda sebagai penghubung antara team saya dengan pihak maskapai itu. Selama proses negosiasi itu, anda lead secara resmi.  Gimana ?


“ Deal ! Katanya tersenyum cerah.


***


Proses akuisisi itu kadang perlu siasat tanpa ada kontrak. Kadang bahasa antar pemain PE menggunakan idiom yang hanya dipahami sesama PE. Itu tujuannya agar informasi tidak didengar oleh pihak luar. Karena sedikit saja informasi bocor  , bisa luas sekali dampaknya. Yang jelas strategi akan hancur. Belum lagi otoritas mulai pasang telinga. Setiap langkah PE dijurigai. Benarpun langkah, dianggap salah. Panjang dah urusannya. 


Kadang dengan team kita yang ditugasi, kita engga bisa percaya 100% mereka akan loyal. Karena bisa saja mereka kena trap, sehingga tanpa disadari mereka nyanyi. Makanya perlu sekali setiap komitmen dengan mereka jangan ada dokumen atau tulisan. Kalaupun bicara pastikan mereka dalam keadaan telanjang. Benar telanjang. Sehingga engga ada nampak kabel atau alat perekam digital nempel ditubuhnya.


Saya panggil Yana ke ruang Spa private di hotel bintang V. Orang saya mengantarnya sampai ruang locker untuk dia ganti pakaian. Dia masuk kolam air hangat dalam keadaan bugil. Saya sudah menanti dia dalam kolam. Biasanya intruksi diberikan dikolam itu. Instruksi hanya diberikan kepada dia sebagai ketua team. Dia menyimak. 


“ Kita akan lock semua konsorsium kreditur. “kata saya.


“ Bagaimana? Yana ingin  tahu.


“ Berapa cadangan dana pensiun perusahaan itu.” Tanya saya.


“ Hasil audit jumlahnya USD 500 juta. “


“ Asset available yang bisa cepat dapatkan uang tunai. Berapa ?


“ USD 1,5 miliar.”Kata yana.


“ Kita harus secure posisi kreditur lewat swap guarantee senilai USD 5 miliar. USD 500 juta lebih cukup untuk provide CDS terbitkan convertible bond sebesar USD 5 miliar. “


“ Tapi otoritas larang kita utilize dana pensiun perusahaan.”kata Yana.

“ Kita tidak sentuh rekening custody  pensiun. Kita hanya struktur aset perusahaan dalam bentuk instrument. Paham.”


“ Siap pak”


“  Nah buat proposal resmi seperti arahan saya. Team kamu mampu terjemahkan arahan saya itu. Ajukan Kepada lead konsorsium kreditur.”


“ Tetapi pemegang saham minta kepastian kita dapat mandat dari semua konsorsium kreditur. “


“ Setelah kamu serahkan skema itu kepada lead konsorsium. Dia akan serahkan surat mandat ke kamu. Jadi negosiasi kita dengan pemegang saham diatas angin. “ 


“ Paham pak.”


“ Ya sudah kamu keluar.” kata saya mengibaskan tangan ke dia.

Yana keluar dengan tersenyum kearah saya. Karena bagi saya tidak asing tubuh bugilnya. Pertama kali saya lihat waktu di Moscow. Tubuhnya memang mulus seperti lilin. Buah dada dan pinggul proporsional dengan tingginya 169 CM. 


Setelah Yana keluar, CEO dari lead konsorsium masuk ke spa dalam keadaan bugil. Dia masuk kolam. “  Besok kamu akan dapat surat dari team saya. “ Kata saya.


“ Thank. Saya sudah dapat confirmation dari Fund manager top 10 dunia. Mereka siap untuk jamin likuiditas convertible bond itu lewat  market S. Semua selesai. Exit sudah kami siapkan. B, terimakasih. ANda bantu kami dari nightmare. Semua selesai. Semua happy. Selanjutnya management maskapai Airline itu akan dikelola secara profesional lewat business model yang kuat.?


“ Berapa lama saya tahan ? tanya saya.


“ 2 tahun cukup. “


“ OK deal. “


***

Akuisisi selesai. Saya terbang ke beijing. Hanya satu jam dengan pesawat dari Korea. Benarlah. Pihak otoritas panggil semua pihak yang terkait dalam sidang terbuka.  Semua penjelasan dan kontrak syah secara hukum. Tidak ada pelanggaran hukum. Setelah pemeriksanaan dan diputuskan clean tanpa suspection. Yana bertemu saya  di Beijing , di Paninsula.  


Dia terkejut ketika masuk ruang spa. Di kolam air hangat saya sedang bersama CEO Lead konsorsium dan pejabat otoritas korea. Tidak ada pembicaraan. Namun dia merapat ke saya dan berbisik. “ Sama ya dengan di Moskow. Kamu akuisisi bunker oil tampa modal. Kalian memang jahaat. Tetapi lama lama saya suka. Kata Yana. “ Kalian seksi semua.  Tidak ada perut yang buncit. Semua dengan tubuh atletis. “ Lanjutnya. Saya senyum aja.


“ Hanya persepsi ya. “ Kata Yana seraya mencubit perut saya. Yana mengingatkan kata kata saya dulu waktu dia ikut dalam bisnis trip ke Moskow.


Empat bulan negosiasi itu berlangsung dengan mulus. Yana cepat sekali belajar. Berkat dia , kami dapatkan harga terbaik dan menggeser semua anggota keluarga dari jajaran direksi.

  

“ Boleh saya minta tolong” Kata Yana waktu bertemu dengan saya di Hong Kong. “ Mohon mantan pacar saya dipertahankan sebagai direksi. Dia cerdas dan jujur. Saya kenal betul dia” 


“ Kenapa “ Kata saya terkejut. Ingin tahu alasanya. Karena dengan suksesnya dia sebagai ketua team, dia tampil di media massa sebagai pihak yang menyelamatkan maskapai itu dari kebangkrutan.  Nama baik keluarganya terangkat lagi.


“ Walau pacar saya telah menentukan wanita lain sebagai istrinya tapi cintanya tidak akan pernah sama seperti yang dia berikan kepada saya. Menjagaa pride nya sebagai pria jauh lebih membanggakan bagi saya,  daripada membuat dia terpuruk. Bagaimana mungkin saya dendam dengan pria yang pertama kali menyentuh saya. Cinta itu indah, Mr. B. “ Kata Yana. Saya terhenyak. Saya bersyukur berada dilingkaran orang hebat dan bermental pemenang. 


Selalu ada harapan..

  “ Ale ! terdengar suara Patria di seberang lewat telp selularku. “ Ketemuan dong. Tempat biasa di bunker ya. " sambungnya. Aku tahu i...