Sunday, July 11, 2021

Terimakasih dan tetap semangat

 

Saya terpaksa naik motor gojek untuk beli vitamin C dan D di sekitar komplek perumahan saya.  Supir Gojek anak muda. Dia antar saya.  “ Kamu sehat ? Tanya saya.

“Sehat Pak .”

“ Jaga prokes ya.”

“ Ya pak. Selalu. “

“  Bagus “

“ Tapi selama PPKM ini penghasilan turun pak. Saya harus bayar anak masuk sekolah. Rp. 1 juta aja engga ada uang. Benar benar sulit hidup. Entah sampai kapan ini berakhir. “

“ Sabar ya nak.” kata saya. 


Karena stok obat di century habis. Saya minta dia antar saya ke apotik. Di apotik juga habis. Saya bingung. “ Pak mari saya antar ke toko obat lain. Saya tahu tempatnya. Itu bukan toko obat resmi. Tetapi pembelinya ramai. “ Katanya. Saya setuju. Benarlah. Pembeli antri panjang sekali. Saya kawatir kalau vitamin C dan D juga habis. Tetapi syukurlah. Vitamin C dan D ada. Harganya harga normal. 


Saya sempat kaget. “Hebat koh. Dalam situasi pandemi kokoh bisa jual harga murah.”


“ Ya jual obat kan beda dengan jual barang lain. Kita engga oleh kaya diatas kesusahan orang. Makanya anak saya engga ada yang mau dagang obat. Ya itu hak mereka. “ Kata pedagang itu. Saya terharu. Cara sederhana tidak mementingkan diri sendiri.  Tanpa disadari saya telah pakai motor gojek itu hampir 1 jam. Padahal ongkos hanya Rp. 13.000. 


“ Maaf ya Nak. Udah bikin kamu repot. Nanti saya tambah ongkosnnya.”


“ Engga apa apa pak. Saya senang bantu bapak. Ingat orang tua saya. Sehat terus ya pak. “ katanya waktu antar saya pulang. Ketika sampai di rumah, saya beri ongkos Rp. 50.000. 


“ Ini untuk uang sekolah anak kamu.” kata saya sisipkan uang USD 100. ” Tukar ke money changer ya. Sehat selalu ya. Tetap semangat. Banyak berdoa.” kata saya

“ Pak, terimakasih. Entah bagaimana saya membayarnya. “

“ Cara bayarnya ya jaga kesehatan kamu agar anak dan istri kamu bisa terus dijaga. “ Kata saya melangkah masuk ke dalam rumah.


Di tengah pandemi dan PPKM, semua orang sulit namun tidak boleh kehilangan harapan dan semangat. Semua kesulitan pasti berlalu. Selalu ada hikmah bagi kita semua.

No comments: